Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Tak Berfungsi, Polri Selidiki Alat Pendeteksi Tsunami Banten

Redaksi - Senin, 24 Desember 2018 20:30 WIB
Tak Berfungsi, Polri Selidiki Alat Pendeteksi Tsunami Banten
google
Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo
MATATELINGA, Jakarta: Jajaran Mabes Polri akan menyelidiki penyebab kerusakan alat pendeteksi tsunami atau early warning system milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berada di perairan Banten.

Dikatakan, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, pihaknya akan berkoordinasi dengan BMKG untuk menyelidiki kerusakan alat pendeteksi tsunami. Nantinya, polisi akan mengonfirmasi BMKG untuk mengetahui bagian mana alat pendeteksi tsunami.



"Polda Banten bekerjasama dengan BMKG, peralatan mana yang rusak, khususnya alat pendeteksi tsunami, di perairan mana ditaruhnya," kata Dedi di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

Menurut Dedi, pihaknya akan mempersilahkan BMKG untuk melihat kerusakan alat pendeteksi tsunami tersebut. Nantinya, jika penyebab kerusakan alat pendeteksi tsunami karena kelalaian manusia maka pihak kepolisian akan melakukan penyidikan.



"Dari BMKG melihat dulu, kerusakannya itu teknis atau buatan manusia, atau dari alam dulu. Kalau nanti adanya kerusakan akibat manusia maka akan dilakukan penyidikan," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) ‎meminta kepada BMKG dan BNPB untuk segera melengkapi alat pendeteksi tsunami di seluruh perairan Indonesia. Sebab, dari beberapa renteten peristiwa tsunami, tidak ada early warning system yang berfungsi dengan baik.



"Mendorong BMKG dan BNPB untuk segera melengkapi dan memperbaiki peralatan early warning system. Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa," terang Bamsoet secara terpisah.

(Mtc/Okz)
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru