Kamis, 30 April 2026 WIB
Politikus Senayan

Bola Panas Di Parlemen Setelah Nama Jokowi dan JK Di Catut Politikus Senayan

Admin - Kamis, 12 November 2015 12:45 WIB
Bola Panas Di Parlemen Setelah Nama Jokowi dan JK Di Catut Politikus Senayan
google

Matatelinga.com, Politikus di Senayan disebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ingin menjual nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika mengatakan, apa yang dilakukan oleh mantan Direktur Utama PT Pindad itu hanya akan menjadi bola panas di kalangan anggota parlemen. Sehingga akan ada saling curiga dan menimbulkan kegaduhan di DPR.

"Menurut saya bukan sesuatu hal yang sangat penting, tapi akan lebih bijak kalau seandainya menteri itu menyampaikan saja yang dimaksud siapa? Sehingga tidak menjadi saling curiga. Masalah ini tidak ada manfaatnya cuma buat kegaduhan tenaga kita dan bangsa," ujar Kardaya

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut juga mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Sudirman Said untuk meminta klarifikasi ihwal politisi yang mencatut nama dua kepala negara tersebut.

"Iya, kita akan tanyakan sebab masalah ini yang sangat serius jadi harus diclearkan karena kalau tidak diclearkan kita hanya mendapatkan kegaduhannya," katanya.

Nantinya, dalam kesempatan itu Kardaya akan mencoba merayu mantan aktivis anti-korupsi tersebut untuk membeberkan nama politikus itu. Pasalnya jika tidak disampaikan secara terbuka sama saja Sudirman menyembunyikan seorang mafia. Padahal Presiden Jokowi berkomitmen akan memberantas semua mafia di Indonesia.

"Kalau Sudirman bisa mengungkapkan nama itu maka akan dipuji banyak orang," pungkasnya.

Sebelumnya, Sudirman Said menyebut ada tokoh politik yang sangat berkuasa mencoba menjual nama Jokowi-JK kepada Freeport. Pencatutan nama itu dilakukan agar kontrak Freeport bisa segera diberikan. Dilansir laman okezone.com

Namun, Sudirman enggan menyebut siapa politisi yang coba menjual nama dua pimpinan tertinggi republik itu. Hanya, Sudirman mengatakan bahwa orang itu cukup terkenal di Senayan.


(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru