Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Hati hati dan Waspadai Provokasi Media Sosial

Admin - Sabtu, 18 Juli 2015 10:31 WIB
Hati hati dan Waspadai Provokasi Media Sosial
google
ilustrasi
Matatelinga.com,  Masyarakat Indonesia diharapkan tak terpancing dan mewaspadai segala bentuk provokasi, utamanya yang ada di media sosial dengan Insiden penyerangan terhadap umat muslim di Karubaga, Tolikara, Papua.

"Isu kekerasan atas rumah ibadah jelas sangat sensitif dan
disesalkan banyak pihak. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak termakan oleh spekulasi yang bernada provokatif yang biasanya menyebar lewat media sosial," kata Jubir Partai Demokrat (PD) Ulil Abshar Abdalla yang dilansir Detik.com, Sabtu (18/7/2015).

Ulil mengatakan tindakan vandalisme dan kekerasan atas rumah ibadah apapun tak bisa dibenarkan dan harus ditolak sekeras-kerasnya. Penegak hukum harus menindak tegas pelaku pembakaran masjid di Karubaga. Penegak hukum harus segera mengungkap apa yang sebetulnya terjadi di balik peristiwa ini sehingga memupus segala bentuk spekulasi yang bisa menjadi bahan provokasi di tengah-tengah masyarakat.

"Kami tahu hubungan antar umat beragama di Papua selama ini sangat baik dan damai. Suasana ini harus tetap dijaga, jangan sampai dirusak oleh tindakan sekelompok orang yang belum tentu mewakili sikap keberagamaan yang dominan di komunitas agama bersangkutan," ujarnya.

Koordinator Jaringan Islam Liberal ini menyesalkan kekurangsigapan aparat keamanan mengantisipasi insiden tersebut. Padahal, menurut Ulil, sudah ada indikasi terjadinya insiden dengan munculnya selebaran yang bernada provokasi sejak kira-kira seminggu sebelum peristiwa tersebut terjadi.

"Beribadah merupakan hak bagi setiap warga negara yang dilindungi oleh konstitusi. Perusakan atas rumah ibadah berlawanan dengan dasar konstitusional ini. Prinsip ini harus dijadikan dasar dalam melihat kehidupan keberagamaan di negeri kita," pungkasnya.






(Mt/Dtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru