Minggu, 26 Juli 2026 WIB
Tamu Negara

Tamu Penting Negara KAA Disuguhkan Sayur Asem dan Nasi Kapau

Admin - Rabu, 22 April 2015 08:09 WIB
Tamu Penting Negara KAA Disuguhkan Sayur Asem dan Nasi Kapau
google
Sayur Asem

Matatelinga.com, Sejak 19 April hingga 24 April, Indonesia menjamu ratusan delegasi asing dalam rangka 60 tahun Konferensi Asia Afrika. Kegiatan ini berpusat di dua tempat. Pertama adalah Jakarta Convention Center dan Gedung Merdeka, Bandung.


Mengingat ribuan orang datang, dan rata-rata orang penting di negaranya, apa sih makanan yang disajikan Indonesia sebagai tuan rumah?

Untuk hari ketiga, Rabu (21/4/2015), makanan yang disuguhkan pada delegasi terhitung bersahaja dengan perpaduan menu Barat dan oriental. Ada pasta, sayur capcay, nasi kapau, tahu gejrot, hingga salad.

Namun untuk makan siang, muncul menu-menu nusantara, misalnya sayur asem, tahu telor Surabaya, serta lumpia goreng.

 

Walau terlihat nikmat, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan makanan untuk delegasi kurang cocok bagi lidah Indonesia. "Saya saja kemarin sampai dinner di ruang media karena rasa masakannya lebih enak," candanya.

Rupanya ada penyesuaian rasa untuk delegasi asing. Hal itu diakui oleh Kepala Koki JCC Budi Santoso. "Kita dipesan untuk tidak terlalu pedas atau terlalu gurih," tuturnya.

Kegiatan di JCC masih berlangsung hari ini, dengan agenda pertemuan tingkat pemimpin para pemimpin 32 negara anggota KAA akan membicarakan apa yang sudah dirangkum dalam pertemuan tingkat dirjen dan menteri tiga hari sebelumnya. Termasuk perumusan deklarasi dukungan agar Palestina segera merdeka.

Baru pada 24 April, para delegasi bertolak ke Bandung. Para pemimpin Asia Afrika bersama Presiden Joko Widodo akan napak tilas rute para pemimpin yang dulu datang ke KAA 1955.

Omong-omong, apa hidangan bagi tamu negara saat napak tilas? Merujuk laporan Antara, disiapkan 30 menu masakan mewakili seluruh provinsi Indonesia. Sayang, detail makanan itu masih belum dibuka oleh panitia.

Semua sajian itu masuk dalam anggaran KAA. Jika merujuk informasi Kepala Staf Presiden Luhut Panjaitan, perhelatan enam hari ini menelan dana di bawah Rp 200 miliar. Demikian dikutip laman okezone.com, Rabu (22/4/2015)

 

(Fit)

 

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru