Kamis, 20 Agustus 2026 WIB
Kinerja Pemerintahan

BEM UI : Kinerja Presiden Jokowi Dinilai Tak Tegas dan Lamban

Admin - Jumat, 20 Maret 2015 13:51 WIB
BEM UI : Kinerja Presiden Jokowi Dinilai Tak Tegas dan Lamban
Okezone Photo
Mahasiswa UI Gelar Aksi
DEPOK – Matatelinga, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menunggu ketegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyelesaikan konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Mahasiswa menyesalkan sejumlah upaya yang melakukan kriminalisasi terhadap KPK.

"Kinerja Presiden Jokowi tak tegas menangani kasus ini, kasus terus terjadi dan lamban penyelesaiannya," tukas Ketua BEM UI Andi Aulia Rahman, Jumat (20/3/2015).

Andi juga mendesak agar paket kebijakan ekonomi untuk menaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar mampu direalisasikan.

"Dolar tinggi, agar segera keluarkan kebijakan paket ekonomi membuat stabilisasi nilai tukar rupiah. Kinerja selama lima bulan, dibilang gagal juga tidak tetapi kami posisikan diri sebagai mitra kritis, agar Jokowi merealisasikan janji," ungkapnya.

Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UI Chandra Motik mengatakan, antikorupsi menjadi ruh perjuangan karena merupakan persoalan besar dan mendasar yang harus di atasi untuk menyelamatkan masa depan Indonesia.

Mengingat berdasarkan data TI pada 2012, Indonesia menempati peringkat 118 dengan IPK 32 dalam hal pemberantasan korupsi.

"Oleh karenanya tuntutan ‘Perkuat KPK’ menjadi simbol perlawanan terhadap koruptor yang sekarang menggunakan hukum secara semena-mena untuk melemahkan korupsi melalui pelemahan KPK,” timpal Chandra Motik.

“Gerakan kerja lintas kampus ini menggunakan jalur damai, elegan yang konstitusional dalam mencapai tujuan besar gerakan yaitu memperkuat demokrasi, penegakan hukum (rule of law), dan pemerintahan yang responsif terhadap aspirasi rakyat," tandasnya.

Sementara aksi BEM dan ILUNI UI ini juga sedianya didukung Rektorat UI sendiri, dengan disediakannya empat bus, guna mengantar para pengunjuk rasa untuk konvoi hingga ke Salemba, Jakarta Pusat. "Disediakan empat bus dari kampus, kami dapat dukungan dari rektorat," sambung Andi Aulia lagi.

Adapun untuk rute konvoi, Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sri Suhartatik mengatakan rute yang akan dilalui mahasiswa tidak akan melalui tol tetapi jalur umum.

"Rutenya jalur biasa, kami kawal dari Lenteng Agung, Warung Buncit, Kuningan, Menteng, hingga Salemba," tandas Kompol Sri. Demikian dilansir laman okezone.com, Jumat (20/3/2015)

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru