Kemungkinan ini juga diingatkan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti atas kejadian ledakan di SMA 72 Jakarta ini. Karena itu, Mu'ti menekankan pentingnya memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pandangan dan pikirannya agar siswa dapat mengeksplor gagasan secara kreatif, bukan dengan cara fatalistik dan membahayakan bagi banyak orang.
Ruang ekspresi yang dimaksud Mu'ti adalah bagaimana seorang remaja tidak terperangkap dalam relasi sosial yang tertekan, baik oleh lingkungan sekolah maupun dengan lingkungan rumah dan tempat tinggal, dikutip dari laman Antara.
Seorang remaja yang jiwanya masih penuh dengan ketidakstabilan dalam rangka pencairan jati diri, sangat memerlukan ruang ekspresi sosial yang nyaman dan aman. Ruang ekspresi yang tersumbat akan melahirkan banyak generasi muda yang rapuh, sebagaimana populer di media sosial dengan istilah generasi stroberi. Buah yang tampakan luarnya ranum dengan warna memikat, tapi dalamnya mudah busuk.