Kamis, 12 Maret 2026

Sinergi Kampus dan Negara: Rektor USM-Indonesia Resmi Jadi Unsur Pengarah BNPB

James Pardede - Rabu, 01 Oktober 2025 21:25 WIB
Sinergi Kampus dan Negara: Rektor USM-Indonesia Resmi Jadi Unsur Pengarah BNPB
Matatelinga/Istimewa
Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, SH., M.Kes, resmi dilantik sebagai Anggota Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana untuk masa tugas lima tahun ke depan. Pelantikan ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BN

MATATELINGA, Jakarta ; Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, SH., M.Kes, resmi dilantik sebagai Anggota Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana untuk masa tugas lima tahun ke depan. Pelantikan ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa (30/9), dan dipimpin langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.

Dalam amanatnya, Kepala BNPB menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan sekadar urusan lembaga, melainkan urusan kemanusiaan yang harus dikerjakan bersama-sama oleh pemerintah, akademisi, profesional, dan masyarakat.

"Bencana adalah persoalan bersama. Oleh karena itu, kebijakan penanggulangan bencana harus melibatkan semua pihak, agar langkah yang diambil lebih kuat, inklusif, dan berpihak pada masyarakat," tegasnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan BNPB. Keberadaan Unsur Pengarah memiliki dasar yuridis melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008, serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2009, yang mengamanatkan peran strategis Unsur Pengarah dalam memberikan saran, evaluasi, dan arahan kebijakan penanggulangan bencana nasional.

Baca Juga:

Menanggapi amanah tersebut, Prof. Ivan Elisabeth Purba menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan pribadi, tetapi juga bentuk panggilan kemanusiaan. Sebagai akademisi, saya percaya penanggulangan bencana tidak cukup hanya mengandalkan respons cepat, tetapi juga harus memperkuat aspek pencegahan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Universitas sebagai pusat ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam riset, inovasi, serta membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko bencana," ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor USM Indonesia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil. Dengan pengalaman BNPB dalam menjalankan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana, ke depan ia berharap fokus pencegahan dan mitigasi risiko dapat diperkuat.

"Kita tidak boleh hanya kuat dalam merespons, tetapi juga harus tangguh dalam mencegah," tandasnya.

Sebagai bagian dari sembilan anggota Unsur Pengarah yang baru dilantik, Prof. Ivan akan terlibat dalam memperkuat kebijakan penanggulangan bencana, khususnya pada aspek pra-bencana, tanggap darurat, serta rehabilitasi dan rekonstruksi. Dengan pembagian fungsi ini, BNPB menargetkan kinerja yang lebih terarah, harmonis, dan saling melengkapi.

Pelantikan ini sekaligus meneguhkan bahwa keterlibatan akademisi dalam struktur strategis BNPB akan memperkaya perspektif dan memperkuat fondasi ilmih dalam kebijakan kebencanaan nasional.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pj Bupati Langkat Laporkan Banjir Tanjung Pura ke BNPB, Terima DSP untuk Penanganan Bencana
Gempa Kepulauan Mentawa, Rumah Warga Porak Poranda
Tuban, Jawa Timur Diguncang Gempa 6,6 Magnitudo, Berikut Sejumlah Fakta Diungkap BNPB
Walikota Binjai Ikuti Rakornas BNPB di JIExpo Kemayoran
Hujan Lebat Semalaman, Sebanyak 6.323 Rumah di Kota Medan Direndam Banjir
Dalam Penanganan Erupsi Semeru Panglima TNI Menambah Alat Berat Untuk Perkuat BNPB
 
Komentar
 
Berita Terbaru