Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Warga Pesisir Nusa Tenggara Barat, Waspadai Potensi Banjir Rob 7-11 Agustus

Redaksi - Rabu, 06 Agustus 2025 08:45 WIB
Warga Pesisir Nusa Tenggara Barat, Waspadai Potensi Banjir Rob 7-11 Agustus
Pixabay
peta

MATATELINGA, Jakarta: Warga yang di pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB), dihimbau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mewaspadai potensi banjir rob pada 7-11 Agustus 2025 yang disebabkan oleh fenomena bulan purnama.

BMKG memprakirakan cuaca di Lembar cerah berawan hingga hujan ringan dengan arah angin bertiup dari tenggara-selatan, serta kecepatan angin 5-25 knot. Tinggi gelombang laut berkisar antara 0,1 sampai 2,5 meter dengan waktu pasang terjadi pada pukul 08.00 sampai 13.00 WITA.

Baca Juga:

"Pasang maksimum mencapai lebih dari 1,7 meter," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Satria Topan Primadi dalam pernyataan di Mataram, Rabu (6/8/2025).

Sedangkan prakiraan cuaca di Sape juga cerah berawan hingga hujan ringan dengan arah angin bertiup dari tenggara-selatan dan kecepatan angin berkisar antara 5 sampai 25 Knot. Tinggi gelombang laut sekitar 0,1 sampai 2,0 meter dengan waktu pasang pukul 07.00 sampai 14.00 WITA.

Satria memaparkan wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob di Pulau Lombok adalah Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Jerowaru.

Adapun daerah berpotensi terdampak di Pulau Sumbawa terletak di Sumbawa, Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota.

Baca Juga:

BMKG mengimbau masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan pesisir Bima, serta bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah, agar selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum tersebut.

Air laut pasang yang terjadi pekan ini dipicu fase bulan purnama yang disebut Sturgeon. Puncak purnama terjadi dini hari pada 9 Agustus 2025., dikutip dari laman Antara

Bulan purnama terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan. Air laut mengalami pasang akibat daya tarik gravitasi Bulan dan Matahari yang sejajar dengan Bumi.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
warga dihimbau BMKG, Supaya Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Minggu depan
Perkiraaan Cuaca Kota - Kota Besar Umumnya Diprakirakan Hujan Ringan
Prakirawan cuaca BMKG 16 Kota Besar Alami Turun Hujan dan Berawan Tebal
Waspada !!! Beberapa Hari Kedepan, Sumatera Utara Masih Dalam Periode Musim Kemarau
Peringatan Dini Cuaca 3 Hari, Ini Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang
Kota Kota Besar di Indonesia di Perkirakan Hujan Ringan dan Diselimuti Awan Tebal
 
Komentar
 
Berita Terbaru