Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Masa Iya Sih Jarang Bermimpi Bisa Menimbulkan Penyakit Berbahaya...

Redaksi - Minggu, 17 Februari 2019 22:18 WIB
Masa Iya Sih Jarang Bermimpi Bisa Menimbulkan Penyakit Berbahaya...
GOOGLE
Anda mungkin sudah tahu betapa pentingnya tidur. Tapi, seberapa penting sih harus bermimpi? Apakah buruk jika kita tidak pernah bermimpi lagi.
MATATELINGA, Jakarta: Anda mungkin sudah tahu betapa pentingnya tidur. Tapi, seberapa penting sih harus bermimpi? Apakah buruk jika kita tidak pernah bermimpi lagi.



Nah, jika Anda mengalami hal ini, jangan diabaikan. Ada sejumlah risiko penyakit yang diidap yang jelas mengganggu kualitas hidup, dan salah satu gejalanya adalah dengan tidak bermimpi.

Sebuah penelitian baru menyebutkan, saat seseorang jarang bermimpi mengalami risiko tinggi obesitas, depresi, dan peradangan di seluruh tubuh Anda, sampai mengarah pada masalah autoimun.

Dilansir oleh wartawan dari Readersdigest, dalam ulasan yang baru diterbitkan tentang penelitian tentang orang yang jarang mimpi, Spesialis Tidur dan Mimpi Rubin Naiman, PhD, dari University of Arizona Center for Integrative Medicine, menyelidiki bahaya kehilangan fase gerak cepat mata (REM) atau fase tidur.

Selain itu, ada beberapa alasan potensial mengapa kita tidak banyak bermimpi. Dr Naiman menjelaskan, jika tidur nyenyak biasanya orang bakal bermimpi. Anda pun bakal mengingat cerita mimpinya saat terbangun.

Bermimpi juga sangat penting untuk sistem perbaikan tubuh. Anda juga bisa menjadikan model pembelajaran otak dan konsolidasi memori proses. "Setidaknya kalau orang jarang mimpi seperti halnya kurang tidur," kata Dr Naiman.



Dia menambahkan, banyak masalah kesehatan yang disebabkan karena kurang tidur. Dampaknya sudah jelas buruk dan bisa merugikan seseorang.

Saat kurang tidur, Anda juga bakal mengalami kesulitan konsentrasi, lekas marah, gelisah, tegang, delusi, dan halusinasi. Hal ini jelas mengganggu mental seseorang yang berbahaya dampaknya.

Di lain hal, ada juga penelitian bahwa bermimpi juga terjadi pada gerakan mata yang tidak cepat tidur. Mimpi juga dihubungkan dengan kepribadian seseorang.

Kemudian ada penyebab besar yang membuat seseorang kurang tidur. Itu pengaruh dari alkohol dan ganja, yang membuat orang mudah stres dan sulit meningkatkan kualitas tidur. "Alkohol misalnya, memungkinkan pelepasan hormon yang diketahui mengganggu REM dan karenanya orang sulit bermimpi," tutur Dr Naiman.



Bukan cuma itu, penggunaan benda elektronik dan smartphone hingga larut malam bisa memicu orang sulit tidur. Karenanya Anda harus menghindari penyebab itu.

Meskipun, ada solusi yang membuat seseorang cepat tidur, kemudian bisa mimpi indah. Dokter biasanya meresepkan anti-depresan tertentu, yang bisa memperbaiki siklus REM.  

(Mtc/Okz)
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru