Sabtu, 04 Juli 2026 WIB

Ini Tips Berkendara Aman Ala Rifat Sungkar

- Rabu, 02 Agustus 2017 09:52 WIB
Ini Tips Berkendara Aman Ala Rifat Sungkar
Mtc/ist
MATATELINGA, Jakarta: Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus bertambah dan kini jumlahnya telah mencapai sekitar 128 juta unit, baik kendaraan roda dua atau lebih. Seiring dengan kenaikan jumlah tersebut, meningkat pula angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh berbagai macam hal, sehingga kampanye safety riding/ driving terus dilakukan secara berkesinambungan.



Salah satu penggiat safety riding/ driving adalah Rifat Sungkar, yang merupakan seorang pembalap profesional dan telah memiliki segudang pengalaman di dunia otomotif. Kali ini sebagai duta Safety Driving, Rifat berbagi ilmu pada Selasa (25/7/2017) lalu di Kantor Pusat JNE Lantai 7, Jalan Tomang Raya No.11, Jakarta Barat, mulai dari jam 10.00 sampai dengan 12.00 WIB. Di depan ratusan karyawan JNE dalam acara "Talkshow Safety Awareness: Pentingnya Berkendara dengan Baik dan Benar", Rifat menjelaskan hal inti yang harus terus menerus mendapatkan perhatian khusus bagi seluruh pengemudi atau pengendara.

David Rasul selaku VP of Human Capital JNE dan penyelenggara Talkshow Safety Awareness: Pentingnya Berkendara dengan Baik dan Benar, mengatakan, acara ini bertujuan agar rekan-rekan di tim operasional, terutama pengemudi kendaraan roda dua atau lebih, mau pun karyawan JNE lainnya, dapat menaati serta mengikuti peraturan berkendara yang sesuai standar agar kinerja berjalan dengan nyaman".

Menurut Rifat, hal utama dalam berkendara disingkat menjadi "POWERS", yaitu Papers & Petrol (surat-surat kendaraan dan bahan bakar yang harus selalu tersedia), Oil (seluruh kebutuhan oli di seluruh bagian kendaraan), Water (air yang diperlukan untuk kinerja mesin dan yang lainnya), Electrical (seluruh bagian kendaraan yang berhubungan dengan kelistrikan atau elektrik), Rubbers (parts dengan material karet) dan tentu saja Safety (perlengkapan yang berkaitan dengan keamanan, seperti seat belt, kotak P3K dan sebagainya).

Lima hal tersebut adalah hal teknis yang harus dilakukan agar aktifitasnya dalam berkendara dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta mengurangi berbagai resiko, bukan hanya bagi dirinya sendiri tapi juga orang lain. Selain itu, ia pun membagi tips-tips untuk menghadapi kondisi jalan yang buruk, seperti trik melewati jalan banjir dan pentingnya tekanan ban.
 


Fokus utama saat mobil melewati jalanan yang banjir, bukan knalpot karena itu adalah saluran pembuangan sehingga otomatis mendorong air keluar. Namun yang harus diperhatikan adalah air intake di bagian depan mobil sebagai penghisap atau jalur masuknya udara ke mesin, karena jika air sampai masuk, maka mesin akan rusak total.

"Sehingga tiap pengemudi harus mengetahui letak dari air intake dari mobil yang digunakannya karena setiap mobil berbeda-beda" ujar Rifat.

(Mtc/rel) 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru