MATATELINGA, Jakarta: Banyak manfaat
jika kita memiliki tanaman obat di rumah sendiri. Selain memberikan
efek teduh dalam rumah, memiliki tanaman obat di rumah dapat
dimanfaatkan sebagai pertolongan pertama dari gejala penyakit ringan.
Tanaman
obat telah digunakan sejak zaman nenek moyang untuk mengobati penyakit
sederhana. Meski demikian pemeriksaan dokter tetap dibutuhkan jika sakit
yang Anda alami berlanjut. Dilansir dari laman The Times of India, Rabu
(28/6/2017), ada beberapa tanaman obat yang cocok ditanam di rumah
karena murah, dan aman dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan efek
samping.
1. Kemangi Kemangi salah satu tanaman yang sering
dijumpai sebagai lalapan atau pelengkap masakan karena aromanya yang
wangi. Selain itu, tanaman yang di India dikenal dengan sebutan Tulsi
ini dianggap sebagai tanaman suci oleh umat Hindu. Tak hanya wangi,
kemangi juga memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya infeksi
telinga dan manfaatnya sebagai anti jamur, bakteri dan antibiotik
sebagai penurun demam, flu, masalah pernapasan, sakit kepala hingga
insomnia. Tanaman ini bisa dikonsumsi mentah atau pun dikeringkan
sebagai teh.
2. Kelabat Kelabat atau dikenal dengan fenugreek
adalah salah satu tanaman yang mudah ditanam di pekarangan rumah.
Tanaman ini dipercaya mampu menjaga kesehatan fungsi hati, dan mencegah
timbulnya kanker. Selain itu kelabat juga mampu mengatasi masalah
pencernaan. Bagi ibu menyusui, kelabat juga mampu meningkatkan kadar
asi, juga mampu meringankan nyeri haid. Tanaman yang banyak diambil
manfaat bijinya ini juga bisa mengatasi peradangan, bisul, hingga
menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
3. Sereh Seperti yang
kita ketahui, bahwa tanaman sereh masuk dalam kategori rumput liar dan
tanaman semak yang mampu tumbuh dalam kondisi kering. Jika Anda memiliki
rencana menanamnya di pekarangan rumah, sebaiknya Anda harus rajin
untuk merapikan tanaman ini agar tidak tumbuh lebat dan menjadi semak.
Sereh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Minyak sereh mampu
mencegah gigitan nyamuk, sehingga terhindar dari nyamuk demam berdarah.
Memiliki aroma yang khas, rebusan sereh sering digunakan sebagai terapi
relaksasi pereda stres. Selain itu, sereh juga memiliki sifat
anti-piretik di dalamnya sehingga mampu membantu menurunkan demam. Sereh
juga baik bagi kesehatan pernapasan dan radang tenggorokan.
Untuk
meredakan nyeri, pilihan tepat menggunakan rebusan sereh, sakit kepala,
nyeri sendi, nyeri otot, kejang saluran pencernaan, kram otot dan sakit
perut dapat diatasi.
4. Basil Basil
merupakan tanaman obat yang mampu tumbuh meskipun di dalam pot. Tanaman
yang sering digunakan sebagai pelengkap bahan masakan ini memiliki rasa
yang tajam dan berguna untuk mengobati perut kembung dan menambah nafsu
makan. Basil juga dipercaya mampu mengatasi luka akibat goresan benda
tajam.
5. Lidah buaya Lidah buaya atau aloe vera salah satu
tanaman yang mudah tumbuh di pekarangan ataupun di dalam pot. Selain
mampu mengusir nyamuk, lidah buaya memiliki sifat anti inflamasi yang
meredakan nyeri hingga luka bakar. Lidah buaya kaya akan antioksidan,
yang merupakan penguat kekebalan tubuh alami sehingga membantu memerangi
radikal bebas di dalam tubuh.
Jika Anda
memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, Anda bisa mengonsumsi jus
lidah buaya. Namun harus diperhatikan cara pengolahannya, karena sisi
luar kulit lidah buaya memiliki kandungan yang memicu alergi. Tak hanya
baik untuk kesehatan, lidah buaya juga baik untuk perawatan kecantikan
rambut dan kulit (sebagai pelembap).