Pada kesempatan ini, bupati Maya Hasmita melalui Sarimpunan Ritonga, mengajak agar para siswa semangat dalam belajar, untuk menyongsong Generasi Emas 2045.
Menurut pejabat karir yang pernah berkiprah dicdunia pendidikan ini, memasuki tahun ajaran
baru 2026/2027, dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu, menyambut kehadiran institusi
baru. Yang berfokus pada kualitas dan kedisiplinan anak didik.
Disebutkannya, SMA Tunas Karya Unggul Ber
asrama (Boarding School), merupakan sekolah yang tepat bagi anak didik, untuk menggapai cita-citanya. MPLS merupakan masa bagi siswa siswi
baru, untuk mengenal sarana, prasarana, program, pengenalan budaya sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini hendaknya dapat membantu siswa
baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengembangkan interaksi positif. MPLS,Nbukan arena perpeloncoan.
"Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, siswa siswi yang
baru diharapkan untuk semangat belajar. Agar nanti menjadi Generasi Emas tahun 2045, generasi penerus harapan bangsa, kebanggaan orang tua. Semoga menjadi generasi yang tangguh, cerdas, berprestasi, mempunyai motivasi, dan cita-cita yang tinggi," ungkap Bupati seperti disampaikan Sarimpunan.
Ia juga berpesan kepada para tenaga pendidik, agar dapat mendampingi dan mendidik para siswa dan siswinya, agar dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik dan menjadi pelajar yang berprestasi.
Upacara pembukaan secara perdana MPLS di SMA Tunas Karya Unggul Ber
asrama (Boarding School) Rantauprapat, dihadiri 49 orang siswa - siswi
baru, Ketua Pembina Yayasan, DR H Rahmad Hidayat Rambe MPd, Ketua Harian Yayasan, Hobol Z Rangkuty MM, dewan guru, serta tenaga pengajar dan staf sekolah.
SMA Tunas Karya Unggul Ber
asrama +Boarding School) Rantauprapat, menurut Ketua Pembina Yayasan, DR Rahmad Hidayat Rambe MPd, didampingi Ketua Harian Yayasan, Hobol Z Rangkuty MM, selain memiliki keunggulan akademik. SMA Tunas Karya Unggul, berkomitmen membangun karakter siswa melalui pelatihan fisik dan mental. Yayasan akan menerapkan program kedisiplinan serta kesamaptaan, untuk memastikan siswa memiliki ketahanan mental dan fisik yang prima.
Tidak hanya itu, katanya, sekolah ini nantinya juga aktif menjalin kemitraan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membentuk ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR), sebagai wadah pengembangan jiwa kemanusiaan bagi siswa. Termasuk pula kegiatan kepramukaan, olahraga, baris berbaris dan lain sebagainya.