Rapimnas
BKPRMI tahun ini mengangkat tema "Pemuda Remaja Masjid sebagai Kekuatan Sosial dalam Mendukung Stabilitas, Ketahanan Nasional, dan Persatuan Indonesia."
Selain penghargaan kepada Wali Kota Pematangsiantar,
BKPRMI memberikan apresiasi kepada DPW
BKPRMI Kota Pematangsiantar yang telah berhasil meraih Penghargaan Terbaik Kelima Nasional Lomba Video Dokumenter Ramadhan yang diselenggarakan DPP
BKPRMI Tahun 1447 H/2026 M.
Ketua
BKPRMI Pematangsiantar Ahmad Khoir Parinduri, penghargaan kepada Wali Kota Pematangsiantar merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya kepedulian kepada anak yatim serta pembinaan generasi muda berbasis masjid.
"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan perhatian Bapak Wali Kota terhadap kegiatan
BKPRMI, termasuk kepedulian kepada anak yatim dan pembinaan pemuda masjid," ujarnya.
Ketua Umum DPP
BKPRMI H Nanang Mubarok SHI MSos dalam sambutannya menyampaikan,
BKPRMI terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru mengaji dan memperluas kerja sama lintas sektor, termasuk di bidang koperasi dan BPJS.
"
BKPRMI berharap dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin besar dan memberikan manfaat luas bagi umat," katanya.
Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP)
BKPRMI H Said Aldi Al Idrus SE MM menyoroti pentingnya perhatian terhadap insentif ustadz dan ustadzah di berbagai daerah. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemko Pematangsiantar terhadap program-program
BKPRMI.
Sementara itu, Wali Kota Wesly Silalahi berterima kasih atas penghargaan yang diberikan serta apresiasi peran
BKPRMI dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Wesly juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembinaan generasi muda dan kegiatan keagamaan di Kota Pematangsiantar.
Selain membahas program organisasi, Rapimnas
BKPRMI turut membicarakan rencana pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia sebagai bagian dari penguatan pembinaan karakter generasi muda berbasismasjid.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) lintas sektoral antara
BKPRMI dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait penguatan program kepemudaan, sosial, ekonomi umat, serta perlindungan masyarakat.
Beberapa instansi yang terlibat antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) BPJS Ketenagakerjaan. (sip)