Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Muda – Mudi Padati Acara Opera Batak Dalihan Natolu di Kampar

Redaksi - Rabu, 23 Juli 2025 08:16 WIB
Muda – Mudi Padati Acara Opera Batak Dalihan Natolu di Kampar
Opera Batak “Dalihan Natolu”

"Acara malam ini sebagai acuan kedepannya akan lebih ditingkatkan. Kemajuan jaman boleh kita ikuti, budaya tidak boleh kita tinggalkan. Kegiatan seperti ini sangat mendukung, jangan kita terpengaruh dengan budaya budaya lain," sebut Marihot Siburian.

Op. Tere Harianja (Harianja Katering) yang juga merupakan Raja Parhata, memberikan apresiasi kegiatan Opera Batak Dalihan Natolu. "Bapak ibu mungkin ada yang tidak terima Opera Batak dengan menafsirkan hal negatif. Dilain hal, saat menyampaikan umpasa (pantun) banyak yang tidak mengerti bahkan salah mengucapkan.

Baca Juga:

Bangun Sihotang juga berharap agar kedepannya kita bisa lebih Bersatu lagi dalam mengadakan kegiatan opera Batak Dalihan Natolu yang datang dari Kabupaten Samosir. Hal tersebut disampaikannya karena kegiatan Opera Batak ini dirancang dalam waktu yang sangat singkat selama 1 (satu) minggu.

Senada hal diatas, A.Renta Samosir menanggapi opera Batak sudah sangat lama.

"Bahkan saya sejak tahun 1991 tinggal di Kampar ini belum pernah menemukan kegiatan Opera Batak. Saya juga mantan pemain opera Serindo, pada Jaman Gomong Sinaga, Turman Sinaga dan juga Marga Sitanggang. Jadi yang saya sampaikan, saya sangat bangga acara Opera Batak ini, " sebut Samosir.

Op. Benget Sagala boru Naibaho, menyebut sejak tahun 1989 tidak pernah lagi menonton opera Batak. Terimakasih sudah menggelar opera Batak, dan mengajak para orangtua untuk mendidik anak – anak, kata Op. Benget yang berasal dari Kab. Samosir.

OP. Jones Simbolon Br. Harianja dalam tanggapannya menyampaikan, bahwa kegiatan Opera Batak yang diselenggarakan ini adalah jawaban sejak tahun 1986 tinggal di Kampar baru ini melihat langsung kegiatan opera batak. "Mari kita didik anak- anak kita, karena saat ini banyak anak anak yang tidak mengetahui Bahasa batak. Waktu kita nyuruh cucu ngambil air putih menggunakan Bahasa Batak, lalu si cucu kaena tidak mengerti menjawab apanya dibilang oppung," kata Op. Jones.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Reaktivitas Seni Pertunjukan dan Edukasi Budaya Batak di Balerong Balige
DPC PJS Toba Apresiasi Syukuran HUT Ke-61 Naomi Simare-mare, Tingkatkan Sinergitas!
Dorong Transisi Energi Hijau, PLN UID Sumatera Utara dan Asian Agri tandatangani Berita Acara COD PLTBG
Wagub Sumut Harapkan Pengawas Pemilu Terus Tingkatkan Kapasitas dan Integritas
Gubernur Sumut Bobby Nasution Kunjungi Festival Edukasi Leluhur Batak di Samosir
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Upacara Sertijab Danyon 122/ Tombak Sakti
 
Komentar
 
Berita Terbaru