Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Pola Hidup, Pola Pikir, Pola Makan dan Inovasi Produk Bernilai Tambah Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

- Senin, 30 September 2024 21:47 WIB
Pola Hidup, Pola Pikir, Pola Makan dan Inovasi Produk Bernilai Tambah Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat
Matatelinga/Istimewa
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) hari ini memperkenalkan brand teranyarnya, Olagud. Olagud merupakan produk ayam segar probiotik hasil inovasi dari JAPFA Food. Melalui Olagud, JAPFA mewujudkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menyed

"Semangat pagi," lalu seluruh jajaran menjawab dengan semangat "Pagi. pagi, pagi, saya harus bahagia," ungkapan ini menjadi pemacu semangat yang selalu dilontarkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto saat menjadi pemimpin apel pagi. Kenapa harus bahagia?


Pleh : James P Pardede

Menurut Idianto, kalau kita tidak merasa 'bahagia' maka kita akan merasa ada yang kurang dalam kehidupan kita, kalau sudah ada yang kurang itu artinya ada yang tidak beres dalam tubuh kita.

"Yang paling utama adalah kita harus bahagia, bersyukur dan menjaga kesehatan. Kalau kita sudah sehat, maka segala persoalan pasti bisa diselesaikan," tandasnya.

Berbicara tentang kesehatan, sangat luas cakupannya. Karena, masalah kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan nasional. Kesehatan merupakan fondasi utama dari kualitas hidup dan produktivitas seseorang. Tanpa kesehatan yang baik, individu tidak dapat menjalani aktivitas sehari-harisecara optimal, termasuk bekerja, belajar, dan berinteraksi sosial.


Tak cukup hanya cakap dalam hal pendidikan dan keilmuan, kesehatan yang buruk dapat menghambat kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan dan potensi penuh mereka, serta meningkatkan beban ekonomi baik pada individu maupun masyarakat melalui biaya perawatan medis yang tinggi dan kehilangan produktivitas.

Selain itu, kesehatan juga berpengaruh langsung pada kesejahteraan mental dan emosional, sehingga menjaga kesehatan adalah kunci untuk mencapai kehidupan yang seimbang dan bahagia. Dalam konteks yang lebih luas, masyarakat yang sehat merupakan dasar bagi pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Sektor kesehatan memainkan peranan penting dalam persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem kesehatan nasional guna menciptakan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Kesehatan masyarakat dapat terwujud apabila asupan gizi dan makanan yang dikonsumsi mengandung cukup vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dalam tumbuh kembangnya. Persoalan stunting masih menjadi salah satu hal yang mengemuka ketika kita berbicara tentang pemenuhan gizi bagi masyarakat dalam mengawal pertumbuhan dan perkembangannya.



Kecukupan asupan makanan yang diharapkan mendukung tumbuh kembang anak dan ketahanan fisik seseorang dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari sangat erat kaitannya dengan daya beli dan kondisi perekonomian masyarakat kita.

Kebutuhan vitamin dan gizi yang dibutuhkan tubuh manusia dalam bertahan hidup, bertumbuh, berkembang dan terhindar dari masalah stunting tidak diperoleh hanya dari protein nabati, tapi juga protein hewani. Protein hewani merupakan sumber protein yang berasal dari hewan, seperti ayam, ikan, telur, udang dan sapi.

Protein hewani mengandung asam amino yang lengkap dan berbagai zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein hewani juga memiliki bioavailibilitas tinggi, di mana tubuh dapat mencerna, menyerap, dan memanfaatkan sumber protein hewani dengan efisien.

Seperti dilansir dari laman Kemenkes, bahwa masyarakat Indonesia cenderung memiliki pola makanyang kurang tepat, seperti mengonsumsi tinggi karbohidrat dan lemak jenuh ataupun lemak trans. Kebanyakan dari masyarakat kita mengabaikan pentingnya asupan protein. Pola hidup dan pola makan yang salah seringkali mengakibatkan seseorang jatuh sakit dan kurang bergairah dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari.


[br]


Karena ketidakseimbangan komposisi makan ini dapat mengakibatkan kondisi kurang gizi atau sebaliknya terjadi obesitas. Selain itu, jika seseorang kekurangan asupan protein, maka fungsi normal tubuh seperti tumbuh kembang, daya tahan atau imunitas, kemampuan regenerasi jaringan akan menurun.

Protein Hewani

Di zaman yang serba cepat, pola atau perilaku konsumsi termasuk konsumsi protein Indonesia menyesuaikan dengan faktor kemudahan dan kepraktisan. Gaya hidup serba praktis masyarakat saat ini cenderung tidak memikirkan kecukupan asupan gizi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Berdasarkan pantauan dan data yang diperoleh dari berbagai sumber bahwa dalam beberapa tahun terakhir masyarakat Indonesia menghabiskan hampir 2/3 uangnya digunakan untuk membeli produk makanan-minuman jadi.

Menurut Melvany Kasih, Head of JAPFA Food Solutions PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) Melvany Kasih, pola konsumsi masyarakat saat ini adalah celah untuk menemukan inovasi baru dalam mengonsumsi protein hewani.

"Dari data spending masyarakat Indonesia ini, kalau kita lihat yang paling tinggi dan menonjol itu adalah untuk makanan minuman jadi. Tapi harus ada balance, artinya sumber protein bisa didapat dari makanan yang dimasak di rumah maupun yang dibeli di luar," katanya.



Lebih lanjut Melvany menyampaikan agar konsumsi protein hewani dapat lebih ideal, harus didukung juga oleh akses yang mudah dan harga yang terjangkau.

Sebagai produsen di sektor agro-pangan termasuk di dalamnya protein hewani, Melvany mengatakan pihaknya juga menyediakan berbagai macam protein hewani dari produk protein primer, mulai dari ayam, daging sapi, ikan, dan susu hingga produk protein turunannya seperti daging olahan, keju/yoghurt, saus dan bumbu.

"Untuk yang menengah ke atas, yang ingin pilihan lebih kita siapkan produk-produk protein yang kaya probiotic. Untuk yang menengah ke bawah kita coba siapkan produk-produk yang harganya terjangkau dan akses mendapatkannya juga mudah," katanya.

Pemenuhan gizi dan protein yang sangat dibutuhkan tubuh manusia, perlu inovasi dalam penyediaan bahan makanan termasuk aneka ragam produk yang saat ini ditawarkan. Tinggal bagaimana kita melakukan mix dan pemilihan produk yang benar-benar sangat dibutuhkan tubuh dalam bertahan hidup dan bertumbuh.

Dikutip dari laman JAFFA, Direktur Corporate Affairs JAPFA, Rachmat Indrajaya menyampaikan, bahwa dalam beberapa tahun terakhir, minat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang seimbang semakin meningkat.



"Oleh karena itu, Olagud hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan alternatif makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan”, tandasnya.

Ayam probiotik menurut Rachmat merupakan ayam pedaging yang diberi pakan probiotik untuk membantu penyerapan makanan dalam tubuh ayam menjadi lebih optimal. Oleh karenanya, ayam yang diberi pakan probiotik mendapatkan nutrisi secara maksimal. Selain itu, juga membantu pertumbuhan dan perkembangan ayam agar tidak mudah terserang penyakit.

Ahli Gizi Kesehatan Masyarakat Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH, mengungkapkan pentingnya mengonsumsi protein hewani.

“Manusia membutuhkan setidaknya 20 jenis asam amino atau senyawa yang bergabung untuk membentuk protein. 9 diantaranya adalah asam amino esensial yang harus didapatkan dari makanan. Meskipun manusia dapat memperoleh protein yang bersumber dari protein nabati, namun protein hewani memiliki kandungan asam amino esensial yang lebih lengkap," paparnya.

Ayam Olagud menurut Rachmat dibudidayakan dengan metode modern farming yang telah dilengkapi dengan biosekuriti dan fasilitas pendukung lainnya untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan ayam. Dengan kualitas kontrol dan metode pembudidayaan yang ketat, ayam Olagud telah berhasil memasuki pasar Singapura pada pertengahan tahun 2023 lalu.

Sementara Marketing Manager Olagud, Andre Sibuea menyampaikan Olagud menawarkan kemudahan bagi para konsumen dengan menyediakan beragam produk dari ayam segar probiotik. Produknya dapat ditemukan di berbagai pusat perbelanjaan modern maupun di online platform, sehingga dapat memenuhi kebutuhan ibu rumah tangga, penggiat hidup sehat, ataupun siapapun yang senang berbelanja dengan nyaman dari rumah.

[br]


Tiga Pola Penting

Dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh, dibutuhkan komitmen dan keberlangsungan tiga pola yang saling berhubungan. Dimulai dari pola pikir yang benar dan tidak memikirkan sesuatu hal yang diluar dari jangkauan pemikirannya.

Kemudian pola hidup yang sesuai dengan aturan kesehatan. Pola hidup yang benar adalah menyeimbangkan antara aktifitas tubuh dengan istirahat, yaitu tidur yang cukup dan olahraga yang teratur. Pola penting lainnya adalah pola makan yang tidak mengedepankan perkataan 'yang penting kenyang' tanpa memikirkan pemenuhan gizi, protein dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.



Tiga pola ini sangat erat kaitannya dalam menjaga keberlangsungan pertumbuhan tubuh dan akan lebih sempurna jika didukung dengan inovasi produk bernilai tambah yang diproduksi JAPFA terutama dalam pemenuhan gizi lewat aneka ragam produk makanan dan minuman serta pemenuhan protein hewani. Diharapkan ke depan, dengan adanya inovasi produk bernilai tambah dari JAPFA dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Ungkapan 'saya harus bahagia' seperti disarankan Kajati Sumut Idianto harus diterjemahkan dalam konteks tidak hanya sehat jasmani dan rohani. Akan tetapi hal terpenting adalah menyeimbangkan 3 pola dalam menjalani hidup menjadi lebih baik.


Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru