MATATELINGA, Rantauprapat : Arif Panggoaran Barani Tanjung, akrab disapa Goar, merupakan seorang remaja putera kelahiran 18 Februari 2006, di kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dia, terlahir dari keluarga wartawan (jurnalis).
BACAJUGA
Kemudian opung atau kakek dari Goar, bernama H Syarifuddin Tanjung akrab disapa Pak Ucok Tanjung, hingga saat ini juga masih aktif berprofesi sebagai wartawan.
Demikian juga dengan onyang atau opung dari ayah Arif Pangoaran Barani Tanjung, bernama Ahmad Sani Tanjung, di tahun 1960-an hingga 1980-an, juga berprofesi sebagai wartawan. Kaka itu, dia bekerja di surat kabar Sinar Pembangunan Medan, yang kini bergantinama koran Medan Pos.
[br]
Goar kecil, menapaki pra pendidikannya, berawal dari Radhatul Athfal (RA - taman kanak-kanak) Ummi Fauziah. Berjarak beberapa ratus meter dari rumah kediaman ayah dan ibu bersama dirinya, di Kelurahan Padang Matinggi , Kecamatan Rantau Utara, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Selesai dari RA Ummi Fauziah, Goar pun dimasukkan orangtuanya di SD Negeri 112139 Rantau Utara, untuk pendidikan Dasar. Kemudian, untuk tingkat pendidikan menengah pertama,Arif Panggoaran Barani Tanjung, melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Labuhanbatu di Jalan H Asrol Adam / Jalan Madrasah, Kelurahan Kartini - Rantauprapat.
Selama dirinya bersekolah di SD Negeri 112139 Rantau Utara dan MTs Negeri 1 Labuhanbatu, Goar Tanjung, menunjukkan prestasi gemilang dalam bidang akademik maupun non akademik (ekstra kurikuler).
Begitu juga selama dirinya, menuntut ilmu di MAN Insan Cendekia Sipirok, yang sebentar lagi akan dia tinggalkan. Untuk selanjutnya melanjutkan pendidikannya di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Salah satu Perguruan Tinggi Negeri ternama di Asia.
[br]
Beberapa prestasi dan penghargaan yang didapatkannya, selama menuntut ilmu tersebut, diantaranya, juara 2 Olympiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Rantau Utara, dan tingkat Kabupaten Labuhanbatu. Sehingga mengantarkan Goar Tanjung, menjadi duta dari Kabupaten Labuhanbatu tingkat SD ke Provinsi Sumatera Utara.
Juara 3 Lomba Cerdas Cermat tingkat SD se Kabupaten Labuhanbatu. Juara harapan 1 Lomba Cerdas Cernat SMP / MTs se Kabupaten Labuhanbatu.
Kemudian, peraih medali perak Olympuade Fisika se Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), tingkat SMA / MA. Juara 5 KSM Matematika se Kabupaten Tapanuli Selatan. Dan masih banyak lagi prestasi yang pernah diraih Goar Tanjung, sejak dirinya mengikuti pendidikan. Mulai dari tingkat SD hingga MAN Insan Cendekia Sipirok.
Berbekal segudang prestasi itu pulalah, pimpinan MAN Insan Cendekia Sipirok, dan atas pilihanArif Panggoaran Barani Tanjung, mendaftarkan si remaja putera berdarah keturunan wartawan ini, ke UGM Yogyakarta. Ternyata pilihan ini membuahkan hasil. Goar Tanjung, dinyatakan lulus dan dapat diterima melalui jalur undangan, melanjutkan pendidikannya di UGM Yogyakarta.
[br]
Terkait berbagai prestasi akademik dan non akademik, yang pernah diraihArif Panggoaran Barani Tanjung, dia berucap, dalam kesegariannya sepulang dari sekolah, dia mendisiplinkan diri belajar dirumah 3 (tiga) jam sehari. Dan meningkatkan kemampuan, mengasah otaknya, dengan latihan soal.
Dan selama dirinya, mengikuti pendidikan di MAN Insan Cendekia di Sipirok, Goar mengisi kegiatan di asrama, seperti shalat 5 waktu sehari dan semalam. Mengikuti gotong royong, dan kegiatan lainnya dibidang akademik maupun non akademik.
Ketika ditanyakan, mengapa dirinya menjadikan salah satu pilihan melanjutkan pendidikan ke UGM Yogyakarta. Goar menyebutkan, UGM merupakan salah satu cita-citanya, melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
"Saya memilih UGM, karena ingin meningkatkan kualitas diri. Saya keluar dari zona nyaman diri saya. Dengan berada dilingkungan baru", ucap Goar Tanjung.
Dengan itu, dia berharap, dapat menjadikan diri pribadinya, lebih baik dan berkualitas. Tentunya, juga lebih bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa taala.
Kepada adik-adik kelasnya, di MAN Insan Cendekia Sipirok, yang sebentar lagi akan ditinggalkannya, dia menyampaikan pesan. Tetapkanlah impian kalian, setinggi mungkin. Tetapi harus selalu diiringi dengan usaha dan doa.
Bukan hanya itu, tambahnya. "Keberkahan dari orang tua dan guru, harus bisa didapatkan. Karena merupakan salah satu pendorong kesuksesan", katanya.
Goar Tanjung, tidak lupa pula menyatakan kesyukurannya kepada Allah sang pencipta. Karena dia bisa bersekolah di MAN Insan Cendekia Sipirok. "Saya merasa bersyukur, bisa bersekolah di sekolah diatas angin ini", tuturnya.
Menurut Goar, banyak hal didapatkannya, dari dia menuntut ilmu di MAN Insan Cendekia Sipirok, sebagai salah satu sekolah besutan almarhum Prof DR (Engg) BJ Habibie ini.
[br]
"Selain mengajarkan saya tentang Ilmu dan Teknologi (Imtek), maupun Iman dan Taqwa (Imtaq). Disini saya banyak belajar mengenai kehidupan sehari-hari. Mulai dari sikap sampai cara bersosialisasi yang baik", tuturnya.
Dalam perbincangannya dengan media online
https://matatelinga.comini, Goar juga menceritakan, bagaimana kedekatannya dengan keluarga besar MAN Insan Cendekia Sipirok.
Menurut cerita putera pertama dari salah seorang wartawan / jurnalis di Labuhanbatu ini, saya disekolah, sangat dekat dengan beberapa guru. Terutama walikelas saya, bu Pinta.
"Saat mendengar saya lulus dan diterima di UGM, dia menelepon nengucapkan selamat dan mengatakan ikut terharu atas keberhasilan saya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepadanya, atas semua dukungan yang telah diberikannya, selama saya belajar di MAN Insan Cendekia Sipirok, Tapanuli Selatan", tutupnya mengakhiri perbincangannya. (yasmir)