Rabu, 29 April 2026 WIB
Teroris

AS Lebih Tertarik Lengserkan Assad daripada Perangi Teroris

Admin - Senin, 03 Oktober 2016 17:36 WIB
AS Lebih Tertarik Lengserkan Assad daripada Perangi Teroris
google
Ilustrasi
Matatelinga.com - Berita tentang aktivitas Rusia di Suriah yang selama ini beredar di media banyak melimpahkan kesalahan kepada Negeri Beruang Merah. Demikian kata Duta besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin, membuka sesi klarifikasinya soal perkembangan situasi di Suriah.

"Banyak yang bilang kami melanggar gencatan senjata, mengebom rumah sakit dan melukai warga sipil, membunuh mereka. Padahal bukan itu yang sebenarnya terjadi," terangnya saat ditemui awak media dalam konferensi pers di kediamannya di bilangan Jakarta Selatan, Senin (3/10/2016).


Dalam curhatannya kepada awak media di Jakarta, Galuzin mengaku tak habis pikir mengapa negara barat, khususnya Amerika Serikat begitu suka menyalahi mereka. Membuat video-video lalu menyebarluaskannya dan mengatakan bahwa itu pesawat Rusia yang mengebom rumah sakit, konvoi bantuan kemanusiaan PBB, dan sebagainya.

Padahal menurutnya, jika saja AS dan negara barat lain yang duduk di meja perundingan mau mengakui Front Al Nusra sebagai teroris, semua kesepakatan damai itu akan lebih mudah untuk membuahkan hasil. Sementara jika dibiarkan seperti ini, kekeliruan akan terus terjadi, rasa percaya satu sama lain juga tergerus disengaja atau tidak.

"Bukan baru sekali ini AS tidak bisa memenuhi janjinya. Mereka gagal atau mungkin tidak mau untuk menggempur Al Nusra, padahal mereka terang-terangan beraktivitas di tengah-tengah teroris. Kelompok teroris ini juga terus menggabungkan banyak kelompok lain untuk menambah pasokan senjata dan memperkuat serangan melawan pasukan pemerintah (Suriah)," imbuhnya.


Galuzin juga melihat pemerintahan AS yang sekarang terlalu banyak memberikan syarat. Negeri Paman Sam terus menolak menobatkan al Nusra sebagai teroris, tetapi selalu mempermasalahkan rezim Presiden Bashar al Assad.

"Itulah faktanya. AS menolak menyerang al Nusra, melibatkan mereka dalam gencatan senjata. Kami melihat, mereka lebih banyak menunjukkan tanda-tanda lebih tertarik untuk menggulingkan Assad daripada memerangi teroris," tutupnya.



(Fit/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru