Kamis, 30 April 2026 WIB
Libya

Kini, Libya Disebut Negara Boneka

Admin - Jumat, 19 Februari 2016 11:49 WIB
Kini, Libya Disebut Negara Boneka
google
Matatelinga.com, Lima tahun pasca-kudeta berdarah pada Februari 2011 yang disokong intervensi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Libya dianggap tak lagi punya masa depan yang independen.

Anggapan itu datang dari Ahmed Khadafi al-Dam, mantan jenderal yang juga sepupu mendiang pemimpin Libya, Muammar Khadafi, di mana kini Libya disebut sebagai negara boneka yang “menghamba” pada NATO.

Libya, negara yang dulunya diklaim Al-Dam, merupakan negara makmur dan paling maju di Afrika, kini luluh lantak dan pemerintahannya sekarang, dijalankan para teroris dan mafia yang “disetir” negara-negara barat.

“Dulu Libya jadi salah satu negara yang memimpin Afrika dan punya reputasi internasional yang solid. Setelah kudeta, Libya menjadi budak dan dipermalukan,” sebut Al-Dam dalam wawancaranya dengan Russia Today yang disitat Sputnik dan dikutip dari laman okezone.com, Jumat (19/2/2016).



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru