MATATELINGA. Munderfing - Manajer KTM Red Bull, Francesco Guidotti meminta kepada seluruh kru timnya untuk semakin bekerja keras untuk memperbaiki motor RC16 agar semakin kuat saat kualifikasi. Hal tersebut dikarekan Tim KTM Red Bull saat ini bisa dikatakan tengah terpuruk karena para pembalapnya mulai kesulitan bersaing di barisan terdepan.
Guidotti pun mengakui bahwa timnya masih belum tampil konsisten di paruh pertama musim ini. Namun disisi lain dirinya juga tetap mengapresiasi dua pembalapnya yang telah tampil penuh komitmen.
“Ini awal musim yang manis dan pahit. Awalnya benar-benar luar biasa, tetapi kemudian kami mengalami beberapa kesulitan di beberapa trek. Dalam lima balapan terakhir, kami memiliki performa yang sangat bagus,” kata Guidotti, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (20/07/2022).
Baca Juga:Franco Morbidelli Tampil Memble di MotoGP 2022, Bos Yamaha Yakin Akan Bangkit Di Paruh Kedua MotoGP 2022
“Hasil kami di balapan lebih dipengaruhi oleh kualifikasi, dimana kami harus meningkatkan kinerja kami, tetapi kecepatan balapan bagus dan para pembalap benar-benar berkomitmen,” sambungnya.
Lebih lanjut, Guidotti pun mempunyai evaluasi yang harus dilakukan agar KTM dapat tampil lebih kompetitif lagi. Evaluasi tersebut adalah meraih hasil bagus di kualifikasi sehingga pada saat balapan, peluang untuk meraih kemenangan pun cukup terbuka.
“Sekarang kami fokus bagaimana meningkatkan performa kami di kualifikasi agar lebih kompetitif di balapan. Kita lihat ketika sudah bisa start di barisan depan, kita sudah bisa memperebutkan podium, jadi itu kunci untuk lebih kompetitif di balapan-balapan berikutnya,” imbuh Guidotti.
Seperti diketahui, KTM mengawali musim ini dengan cukup baik. Performa dua pembalap mereka yaitu Brad Binder dan Miguel Oliveira juga cukup baik.
[br]
Pada awal musim, Binder mampu raih podium kedua di MotoGP Qatar. Sementara di seri berikutnya yakni MotoGP Indonesia, Oliveira berhasil keluar sebagai pemenang.
Namun setelah itu, tim pabrikan asal Austria ini tampak kesulitan untuk tetap menjaga konsistensinya di peringkat atas. Meskipun Binder dan Oliveira juga tampil cukup baik karena selalu mampu menyelesaikan balapannya di sepuluh besar.