Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Mencoba Membunuh Pasukan Keamanan, Arab Saudi Eksekusi Mati Seorang Pria

Redaksi - Selasa, 02 November 2021 08:30 WIB
Mencoba Membunuh Pasukan Keamanan, Arab Saudi Eksekusi Mati Seorang Pria
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Riyadh - Di karena mencoba membunuh pasukan keamanan. Arab Saudi mengeksekusi mati seorang pria, pada hari Senin (1/11/2021).


Kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesty International mengatakan pada bulan Agustus bahwa setidaknya 40 orang dieksekusi antara Januari dan Juli di Arab Saudi, lebih banyak dari keseluruhan tahun 2020.

Menurut penghitungan AFP dari data resmi pemerintah, lebih dari 60 orang telah dieksekusi tahun ini di kerajaan tersebut.

Baca Juga:Tolak Tiru Adegan Seks, Dua Bocah 11 Tahun Rajam Anak Tetangga

Arab Saudi, kata Amnesty, telah mengeksekusi mati 184 orang pada 2019. Itu adalah jumlah tertinggi yang tercatat dalam satu tahun di negara itu.

Awal tahun ini, Komisi Hak Asasi Manusia yang dikelola pemerintah Arab Saudi mengatakan telah mendokumentasikan 27 eksekusi pada tahun 2020, penurunan dari tahun sebelumnya sebagian karena moratorium hukuman mati untuk pelanggaran narkoba.


Media pemerintah melaporkan terpidana mati yang dieksekusi itu juga dikenai tuduhan memiliki senjata ilegal dan memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh yang dituduh melakukan kegiatan teroris.

Nama terpidana tidak dipublikasikan. Dia dieksekusi di Dammam, Provinsi Timur Arab Saudi yang telah dilanda kerusuhan sejak 2011 ketika sebagian besar komunitas Muslim Syiah berunjuk rasa yang dipicu oleh pemberontakan Arab Spring.

[br]

Para demonstran Muslim Syiah menuntut diakhirinya apa yang mereka sebut diskriminasi oleh pemerintah yang didominasi Muslim Sunni, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Riyadh.

"Pria Saudi yang dieksekusi mengambil bagian dalam dua operasi penembakan terhadap pasukan keamanan dengan maksud untuk membunuh dan dalam menangani dan memiliki senjata," kata Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, seperti dikutip Sindonews, Selasa (2/11/2021)..

"Dia terkait dengan orang-orang yang dicari karena kegiatan terkait terorisme,” imbuh kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru