Kamis, 30 April 2026 WIB

Kekerasan merajalela di Memphis Setelah Badai Musim Dingin

Admin - Senin, 13 Januari 2025 08:05 WIB
Kekerasan merajalela di Memphis Setelah Badai Musim Dingin
Pixabay
Kekerasan merajalela di Memphis setelah badai musim dingin
MATATELINGA,Memphis: Kita baru memasuki Tahun Baru 12 hari dan tahun ini sudah dimulai dengan awal yang penuh gejolak.


Salju yang dulunya menyelimuti wilayah Tengah Selatan kini perlahan mencair. Tidak hanya suhu yang meningkat tetapi ketegangan juga meningkat, yang mengakibatkan dampak yang mematikan.


Sabtu malam, lembaga penegak hukum di Shelby County menanggapi setidaknya tiga penembakan yang dilaporkan.

Dua di antaranya berakibat fatal.


Hal ini membuat orang-orang seperti pria yang selama bertahun-tahun menyebut Memphis sebagai rumahnya tidak bisa berkata-kata.

"Jumlahnya banyak sekali," katanya. "Ada banyak hal yang terjadi."

Satu orang terluka parah setelah penembakan ganda di Whitehaven

Insiden pertama terjadi sebelum jam 9 malam. di Whitehaven.

Petugas Polisi Memphis menanggapi penembakan di sebuah rumah di blok 1500 Finley Road.

Dua korban ditemukan menderita luka tembak.

Keduanya dilarikan ke rumah sakit dengan satu dalam kondisi kritis.

Hanya beberapa mil di utara Memphis, Deputi Shelby County sedang sibuk menyelidiki pembunuhan.

Seorang pria ditembak mati di pompa bensin Shelby County barat laut

Sekitar jam 10 malam, para deputi menanggapi penembakan di pompa bensin di US Highway 51 tepat di selatan Fite Road.

Seorang pria dibawa ke rumah sakit, namun sayangnya dia meninggal karena luka-lukanya.

Deputi tidak merilis informasi apa pun tentang penembak tersebut.

Kembali ke Memphis, petugas MPD di Parkway Village sibuk melakukan penyelidikan pembunuhan mereka sendiri.

Dua pria ditembak di sebuah rumah di blok 3400 Dungreen Street tak lama setelah tengah malam.
Editor
:
Sumber
: Reuters
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru