Minggu, 26 April 2026 WIB

Kim Jong Un Muncul Dalam Upacara Pemotongan Pita Menandai

Redaksi - Rabu, 06 Mei 2020 16:10 WIB
Kim Jong Un Muncul Dalam Upacara Pemotongan Pita Menandai
Hand Over
MATATELINGA, Seoul:  Kim muncul dalam upacara pemotongan pita menandai selesainya pembangunan pabrik pupuk pada Jumat (1/5/2020), dan terlihat dalam keadaan sehat, setelah sebelumnya dikabarkan sakit parah usai menjalani operasi kardiovaskular. 


Media melaporkan bahwa Kim menjalani operasi itu karena kondisi kesehatannya yang memburuk karena kebiasaannya merokok dan berat badannya yang berlebihan.

Namun, tanda, yang diduga sebagai bekas luka, yang terlihat di lengan kanan Kim saat muncul pada acara peresmian pabrik pupuk itu kembali menjadi topik pembicaraan yang berhubungan dengan kesehatannya.

Laporan NK News yang dilansir RT menyebutkan, tanda yang tidak terlihat dalam foto-foto Kim sebelum 11 April, tanggal di mana dia terakhir kali terlihat sebelum absen dalam waktu lama, dapat mengindikasikan operasi jantung yang dilakukan baru-baru ini. Dalam laporannya, NK News mengutip keterangan seorang ahli medis yang menempuh pendidikan di Amerika Serikat (AS).

Tidak ada tanda-tanda bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjalani operasi jantung selama tiga pekan

Mengutip Reuters, Rabu (6/5/2020) kantor berita Yonhap melaporkan Kim hanya mengurangi aktivitasnya mengingat karena pandemi virus corona


Kim menghadiri peresmian pabrik pupuk, pada Sabtu, pekan lalu. Itu merupakan kemunculannya pertama kali sejak 11 April.

Ketidakhadiran Kim mengundang spekulasi soal kesehatan dan keberadaan. Situs NK Daily yang fokus dalam pemberitaan Korea Utara melaporkan bahwa Kim menjalani operasi jantung.

Badan Intelijen Nasional Seoul (NIS) mengatakan dalam pertemuan anggota komite intelijen parlemen bahwa laporan itu tak berdasar.

[br]

"Dia menjalankan tugasnya seperti biasa ketika hilang dari publik," kata anggota komite Kim Byung-kee lapor Yonhap.

Namun anggota tersebut mengatakan Kim Jong-un hanya tampil 17 kali sepanjang tahun ini, dibanding dengan rata-rata 50 kali dari tahun sebelumnya. NIS menganggap kurangnya kemunculan Kim karena wabah virus corona di Korea Utara.

Korut mengklaim tidak memiliki kasus Virus Corona. Menteri Unifikasi Korsel Kim Yeon-chul, yang mengawasi urusan Korut, mengatakan ketidakhadiran Kim di hadapan publik tidak terlalu luar biasa sebab negara itu mengambil langkah ketat untuk mencegah wabah virus corona.


"Tak dapat ditepis bahwa terdapat wabah di Korea Utara," kata anggota dewan Kim Byung-kee menurut Yonhap.

"Kim Jong Un fokus pada konsolidasi urusan dalam negeri seperti pasukan militer dan pertemuan partai, dan kekhawatiran virus corona semakin membatasi gerak geriknya di hadapan publik."

Kemunculan Kim Jong-un setelah lama menghilang dari pandangan publik pekan lalu telah membantah semua isu mengenai kematiannya, namun, kondisi kesehatan Pemimpin Korea Utara itu tampaknya masih menjadi perbincangan.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru