Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

Jangan Ada Aktivitas Militer di Selat Hormuz, Ini Peringatan Keras Iran

Redaksi - Minggu, 05 Juli 2026 07:45 WIB
Jangan Ada  Aktivitas Militer di Selat Hormuz, Ini Peringatan Keras Iran
Pixabay
Selat Hormuz

MATATELINGA,Istanbul:"Selat Hormuz bukanlah panggung bagi kekuatan-kekuatan di luar kawasan untuk memamerkan kekuatan militer. Sebagai kekuatan yang bertanggung jawab dan penjamin keamanan di selat tersebut, Iran memperingatkan agar tidak ada aktivitas militer apa pun di jalur perairan yang sensitif ini."
Iran memberikan peringatan serius kepada militer negara-negara asing agar tidak mengintervesi Selat Hormuz.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Garibabadi mengatakan Selat Hormuz bukan merupakan panggung bagi kekuatan militer negara-negara asing.
Kazem sekaligus memperingatkan agar tidak ada aktivitas militer apa pun di jalur perairan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan unggahan Gharibabadi yang mengutip pernyataan bersama Inggris dan Prancis soal Selat Hormuz.
Dalam pernyataan itu, Inggris dan Prancis menyatakan mereka siap mengerahkan Misi Militer Multinasional yang lebih luas untuk mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Menanggapi hal itu, Gharibabadi mengatakan keamanan Selat Hormuz berada di tangan negara-negara pesisir.
"Mereka yang menciptakan krisis akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan nekat mereka. Ini adalah peringatan serius," katanya.
Sementara itu, nota kesepahaman antara Iran dan AS yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kesepakatan itu menjadi kerangka kerja untuk mengakhiri konflik dan menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menjadi sengketa antara Iran dan AS melalui perundingan, dikutip Antara.
Kesepahaman itu meliputi penghentian permusuhan, pelonggaran sanksi, isu nuklir, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pengaturan keamanan kawasan yang lebih luas.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Gencatan Senjata  Kembali Terjadi, Amerika Serikat dengan Iran di Selat Hormuz
IRGC: Pasukan Angkatan Lautnya Menargetkan Posisi Militer AS
Isu Boikot hingga Kepemilikan Rumah, 'Perseteruan Antara Ruben dengan Sarwendah'
BMKG Minta Nelayan Waspada Gelombabg Tinggi di Perairan Sumut
Abbas Araghchi: Sesuai Hukum Internasional, Selat Hormuz Dikelola Iran dan Oman
Donald Trump :  Memilih Diam Jika Iran Menangguhkan Pembicaraan Damai
 
Komentar
 
Berita Terbaru