Rabu, 29 April 2026 WIB

Nuklir Milik Iran Sangat Ganas dan Mematikan, Gimana Sambutan Israel dan AS

Admin - Jumat, 04 Juli 2025 06:15 WIB
Nuklir Milik Iran Sangat Ganas dan Mematikan, Gimana Sambutan Israel dan AS
Pixabay
Nuklir Iran

Beberapa ahli senjata nuklir mengatakan mereka khawatir langkah itu juga dapat mendorong Iran untuk menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) yang telah berusia 57 tahun.

"Negara terakhir yang menarik diri dari NPT adalah Korea Utara," kata Howard Stoffer, seorang profesor hubungan internasional di Universitas New Haven dan mantan wakil direktur eksekutif Komite Antiterorisme Dewan Keamanan PBB, kepada ABC News.

Iran masih mengevaluasi apakah akan tetap berada dalam NPT, kata menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi di TV pemerintah Iran setelah pemungutan suara oleh parlemen minggu lalu.

NPT juga mensyaratkan inspeksi oleh IAEA untuk memverifikasi kepatuhan terhadap perjanjian tersebut, jadi masih belum jelas bagaimana Iran akan mematuhi aspek perjanjian ini, mengingat undang-undang baru tersebut.

Apakah Iran akan tetap berada dalam NPT atau tidak masih perlu diselidiki, menurut Araghchi, yang menambahkan bahwa Iran akan "bertindak sesuai dengan kepentingan negara."

NPT, yang ditandatangani oleh 191 negara pada tahun 1968, menyatakan bahwa negara-negara, selain yang disertifikasi sebagai kekuatan nuklir, tidak dapat mengembangkan senjata nuklir.

Namun, NPT memperbolehkan negara-negara untuk menjalankan program nuklir sipil yang damai, seperti program untuk penggunaan energi.

"Mereka dapat melangkah maju dan pada dasarnya melakukan segalanya kecuali merakit senjata dalam bentuk akhirnya dan tetap mematuhi perjanjian secara teknis. Hal itu membuat takut banyak negara tetangga Iran, khususnya Israel," kata John Erath, direktur kebijakan senior untuk Pusat Senjata dan Non-Proliferasi, kepada ABC News.

Editor
: Admin
Sumber
: ABC News
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru