Rabu, 29 April 2026 WIB

Manuver Netanyahu dan Trump Terendus, Hingga Sepakat Akhiri Perang

Admin - Jumat, 27 Juni 2025 08:45 WIB
Manuver Netanyahu dan Trump Terendus, Hingga Sepakat Akhiri Perang
Pixabay
Perdana Menteri Netanyahu dan Presiden AS D
MATATELINGA, Jakarta: Manuver Netanyahu dan Trump ini terendus setelah Israel terlibat dalam agresi militer dengan Iran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan sepakat akhiri konflik dengan Palestina.


Netanyahu dan Trump menyepakati sebuah proposal perdamaian dalam konflik dengan Palestina di Gaza pada Jumat (27/6/2025) dinihari waktu Indonesia.


Diberitakan Matatelinga.com, dikutip dari pewartaan surat kabar Israel Hayom, Trump dan Netanyahu pada prinsipnya telah menyetujui sebuah kerangka kerja untuk mengakhiri Perang Gaza.


Ada tiga poin yang menjadi sorotan. Poin pertama terkait waktu.

Poin kedua, perjanjian Abraham dengan menyinggung dua negara lain.

Kemudian poin ketiga adalah kedaulatan Israel di beberapa wilayah Tepi Barat.

Berikut tiga poin tersebut lebih rinci dikutip dari Israel Hayom:

1. Mengakhiri Genosida Gaza dalam waktu dua minggu.

2. Memperluas Perjanjian Abraham agar mencakup negara-negara seperti Suriah dan Arab Saudi.

3. Memajukan solusi dua negara dengan “kedaulatan Israel yang terbatas” di beberapa wilayah Tepi Barat.

[br]

Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menyatakan kesiapannya untuk berunding dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump demi mewujudkan perdamaian menyeluruh dengan Israel.

Pernyataan ini muncul pada Selasa (25/6/2025) dan diberitakan oleh sejumlah media internasional seperti TRT World dan Middle East Monitor.

“Kami siap bekerja sama dengan Presiden Trump untuk mencapai perdamaian menyeluruh dan adil berdasarkan solusi dua negara,” ujar Abbas, dikutip dari Anadolu Agency.

Manuver ini menandai pendekatan baru Abbas terhadap Trump.

Diketahui, hubungan keduanya sempat memburuk setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 2017 dan memindahkan kedutaan AS ke kota tersebut.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru