Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Soal Kenaikan Harga Pertalite yang Semakin Menggeming, Wapres Ma’ruf Amin Buka-Bukaan

Redaksi - Minggu, 21 Agustus 2022 08:05 WIB
Soal Kenaikan Harga Pertalite yang Semakin Menggeming, Wapres Ma’ruf Amin Buka-Bukaan
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Dikabarkan bahwa rencana kenaikan harga BBM subsidi pekan depan masih dibahas secara matang. Belum diputuskan naik atau tidak. Hal tersebut langsung diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.


Namun sebelumnya, menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta masyarakat untuk bersiap dengan kemungkinan adanya kenaikan harga BBM. Pasalnya, pemerintah harus menekan terus meningkatnya beban subsidi di APBN.

"Karena bagaimanapun, tidak bisa kita pertahankan demikian. Jadi tadi, mengurangi pressure (tekanan) ke kita karena harga crude oil (minyak mentah) naik, itu kita harus siap-siap," pintanya.

Baca Juga:Pasar Murah Salah Satu Upaya Kendalikan Inflasi

Luhut mengatakan, kenaikan harga pertalite dan solar menjadi satu dari sejumlah strategi untuk bisa menekan beban subsidi, selain pengurangan mobil-mobil berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik, dan implementasi B40.

"Subsidi kita kemarin Rp502 triliun, kita berharap kita bisa tekan ke bawah, tadi dengan pengurangan mobil-mobil combustion, diganti dengan listrik, kemudian B40, serta menaikkan harga pertalite yang kita subsidi cukup banyak dengan solar," katanya.


“Masih dalam pembahasan, apakah akan dinaikkan apa tidak,” tegas Wapres, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (21/08/2022).

[br]

Namun, kata Wapres, jika harga BBM naik tentu ada tujuannya supaya subsidi bisa terus berlanjut. Apalagi, kata Wapres, beban subsidi negara untuk BBM cukup besar hingga Rp200 triliun.

“Kalau ada kenaikan-kenaikan (harga BBM) lagi, ini memang supaya kita subsidi ini bisa sustain, bisa terus berlanjut. Ini yang masih terus difikirkan, jadi masih dalam penggodokan,” kata Wapres.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru