MATATELINGA, MEDAN: Permintaan kebutuhan pangan di masa bulan suci Ramadhan akan naik 10 persen dari biasanya, begitu penjelasan dari Kepala Perum Bulog Devisi Regional Sumatera Utara (Sumut), Benhur Ngkaimi.
Oleh sebab itu pihaknya telah mempersiapkan semua hal-hal yang dibutuhkan secara keseluruhan, seperti stok beras yang aman sampai enam bulan ke depan.
"Begitu juga untuk stok gula ada 8000 ribu ton, daging beku sudah hampir 1ton dan ini akan masuk lagi bulan ini 200 ton. Tepung terigu ads 34.000 ton," katanya usai peninjauan secara langsung penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhadap keluarga penerima manfaat di Kota Medan, Kamis (12/4/2018) di Gudang BULOG Jalan Mustafa.
Menurutnya kebutuhan beras di Sumut sebanyak 10.000 per bulan sedangkan
kebutuhan gula sebanyak 5000 an per bulannya. "Kalau data kebutuhan minyak goreng saya belum pegang datanya," ujar Benhur.
Hal ini juga diamini oleh Daniel Johan selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, terkait stok pangan di Bulog divisi regional Sumut. Di mana semua persediaan masih berjalan baik sampai akhir Ramadhan nanti.
"Terkait impor khususnya beras kami menolak. Karena dari data pemerintah sendiri bahwa cukup dan tak ada impor beras. Sebab apabila impor itu menguntungkan kita itu gak masalah tapi kalau merugikan dalam artian memukul petani dan harga yang gak turun-turun itu kan masalah," tegas Daniel.
Dalam hal ini Ia juga menyinggung masalah akan adanya lonjakan harga daging yang cukup signifikan jelang puasa. Namun menurutnya harga saat ini masih stabil dan bisa diatasi yakni Rp110.000 per kg nya. "Masih normal. Tapi kalau lebih dari situ pemerintah harus lakukan interpensi," tutupnya.