Selasa, 03 November 2026 WIB
Bank DKI

Bank DKI Berencana Terbitkan Oblikasi Tahap II Sebesar Rp. 2,5 Triliun

Admin - Jumat, 03 Juni 2016 20:01 WIB
Bank DKI Berencana Terbitkan Oblikasi Tahap II Sebesar Rp. 2,5 Triliun
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Bank DKI telah menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I dengan total nilai sebesar Rp1 triliun. Perseroan bereencana akan menerbitkan obligasi tersebut dalam proses Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) selama 2 tahun dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp2,5 triliun.

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menjelaskan, obligasi berkelanjutan tahap I tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dengan indikasi tingkat kupon 8,5-9,4 per tahun.

"Bunga obligasi ini dibayarkan setiap 3 bulan sesuai tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi," tuturnya Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (3/6/2016).Dilansir dari laman okezone.com

Kresno juga mengatakan, hasil dana dari obligasi tersebut akan digunakan untuk memperbaiki struktur pendanaan. Hasil dari perolehan penjualan obligasi juga akan difokuskan untuk ekspansi usaha melalui penyaluran kredit pada tahun ini.

"Dana hasil obligasi ini akan Iebih difokuskan kepada kredit konsumtif dan kredit mikro, sejaian dengan arah bisnis Bank DKI yang memprioritas kredit kepada sektor mikro terutama yang berkaitan dengan Pemprov DKI Jakarta," imbuhnya.

Selain itu, dana obligasi tersebut akan digunakan sebagai antisipasi pendanaan proyek infrastruktur yang ada di Jakarta. Seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) serta penambahan jumlah bus Transjakarta.

"Jadi untuk pembiayaan mengantisipasi rencana pembangunan yang ada di DKI. Terutama untuk infrastruktur di DKI ini," tambahnya.

Perseroan juga telah menunjuk Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Bahana Securities sebagai penjamin emisi atau underwriter.

Kemudian untuk periode penawaran awal (bookbuilding) direncanakan pada 3-14 Juni 2016, penawaran umum pada 24&27 Juni 2016, penjatahan pada 28 Juni 2016, distribusi secara elektronik di KSEI pada tanggal 30 Juni 2016 serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada tanggai 1 Juli 2016.

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru