Matatelinga.com, Seiring dengan kenaikan tingkat suku bunga yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) the Fed, pasar saham Indonesia langsung tancap gas. Jeda siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 53 poin atau 1,1 persen ke 4.536.
Siang ini, 197 saham tercatat menguat, 68 melemah, dan 67 tidak berubah. Hingga siang ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp2,17 triliun dari 1,766 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp224,85 miliar.
Indeks LQ45 naik 12 poin atau 1,6 persen ke 785, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 11 poin atau 1,9 persen ke 594, indeks IDX30 naik 6 poin atau 1,68 persen ke 411, dan indeks MNC36 menguat 4 poin atau 1,5 persen ke 255. Dilansir laman okezone.com
Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor infrastruktur naik hampir 2 persen. Sementara sektor perdagangan, hanya naik 0,24 persen.
Di Asia, indeks Nikkei naik 315 poin atau 1,66 persen ke 19.365, indeks Hang Seng melaju 205 poin atau 0,9 persen ke 21.906, dan indeks Straits Times menguat 0,6 persen ke 2.858.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.200 ke Rp52.100, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp850 ke Rp36.200, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp425 ke Rp20.925.
Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers, antara lain saham PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp250 menjadi Rp96.375, saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp100 menjadi Rp15.700, dan saham PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) turun Rp75 menjadi Rp5.925.
(Fit)