Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Kapolri Didesak Ambil Alih Kasus Mafia PETI "Pwg" di Kab Madina
MATATELINGA, Madina Gelombang tuntutan keadilan dan penegakan supremasi hukum dari sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ki
Berita Sumut
Matatelinga.com,
Harga minyak mentah kembali merosot di tengah ekspektasi meningkatnya produksi
minyak organisasi negara pengekspor minyak OPEC dan potensi kenaikan produksi
shale oil Amerika Serikat (AS).
Namun
para analis mengatakan, dengan permintaan kilang minyak yang kuat dapat
mencegah harga minyak jatuh lebih dalam.
Melansir Reuters dan dikutip laman okezone.com, Selasa
(2/6/2015), harga minyak mentah turun USD5 menjadi USD60,15 per barel.
Penurunan ini terus terjadi pada sesi sebelumnya yang anjlok hingga 1 persen.
Penurunan
ini didorong karena dolar AS masih mendekati harga tertinggi dalam satu bulan
terhadap mata uang utama dunia sebagai harapan kenaikan suku bunga dari Federal
Reserve. Sementara euro berada di bawah tekanan oleh krisis yang keuangan
Yunani dan data zona euro yang lunak.
Untuk
pengiriman bulan depan, minyak mentah jenis Brent berjangka LCOc1 telah turun
USD13 menjadi USD64,75 per barel.
"Investor
tetap berhati-hati menuju ke OPEC pada pertemuan Jumat ini, dengan jenis Brent
yang datang di bawah tekanan paling menjual," kata ANZ Bank.
"Harapan
tampaknya bergeser dari strategi tidak berubah untuk angkat efektif dalam
produksi, seperti Iran dan Irak postur tentang ekspor lebih tinggi pada tahun
2015. Ini datang pada saat produsen shale AS juga memposisikan untuk memulai
kembali sebuah output setelah tahun ini kenaikan harga, "tambahnya.
Namun
analis juga mengatakan, penurunan harga minyak dapat menerima beberapa dukungan
dari permintaan kilang yang dapat mencegah harga jatuh lebih dalam.
"Kilang
berada di titik puncak minyak mentah yang lebih tinggi berjalan seperti yang
kita mendekati kuartal III-2015. Kita berpikir kelemahan harga jangka pendek
akan dibubarkan oleh kenaikan permintaan pengguna akhir, berjalan lebih tinggi
dan menyusut AS memasok pertumbuhan," kata JP Morgan dalam laporan
terbarunya.
(Fit)
MATATELINGA, Madina Gelombang tuntutan keadilan dan penegakan supremasi hukum dari sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ki
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Konflik ketenagakerjaan antara mantan karyawan dengan manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (PT TPL) memasuki babak baru. T
Berita Sumut
MATATELINGA, Galang Kali ketiga aksi pembobolan rumah warga di Perumahan Mulia Garden, Desa Nagarejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serd
Berita Sumut
MATATELINGA, Tj.balai Kinerja jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Balai mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarak
Berita Sumut
MATATELINGA, Siimalungun Peristiwa naas menimpa warga Dusun 2 Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sum
Berita Sumut
MATATELINGA, AssenBerlangsung 20 putaran, Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi ketujuh di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu (28/6
Otomotif
MATATELINGA, Medan Polrestabes Medan membongkar kecurangan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merugikan Masyarakat selama ini. Yak Ta
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Suasana kebersamaan mewarnai pelaksanaan Car Free Day di kawasan Kota Tua, Minggu (28/6/2026). Di tengah ramainya warga
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh Selatan Polemik pelayanan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Kaukus Pemuda
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh SelatanPolemik pelayanan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Kaukus Pemuda P
Aceh
MATATELINGA, KaroBeredar sebuah unggahan di media sosial TikTok melalui akun bernama &039Aseng&039 yang memuat gambar Bupati Karo, Brig
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Penyelenggaraan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemerintah Kota Medan setiap Minggu mendapat sorotan. Pasalnya, usai keg
Berita Sumut