Matatelinga.com, PT Pertamina
(Persero) mengisyaratkan akan meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM)
Pertalite. Di situasi yang bersamaan, harga BBM jenis Premium berpeluang
kembali mengalami kenaikan yang membuat adanya gap.
"Kalau Pertalite sudah diluncurkan, sebenarnya harga BBM
Premium tidak boleh naik karena pasti ada Gap mengenai kualitas dan perbedaan
harga. Sehingga, masyarakat akan beralih ke Pertalite jika dilihat dari segi
kualitas," ujar Pengamat Energi dari Universitas Indonesia (UI) Iwa
Garniwa.
Iwa
melanjutkan, beda halnya dengan BBM Pertamax. Naik turunnya harga BBM RON 92
itu tergantung dari pengaruh kurs dan harga minyak dunia.
"Pertamax tidak bisa serta-merta menaikkan harga begitu
saja, beda halnya dengan BBM Premium yang ada unsur subsidi. Itu tergantung
pemerintah,
Dia menambahkan, jika subsidi dikurangi, berarti harga BBM naik.
Harga BBM Pertalite dipatok sesuai harga internasional. Demikian dikutip laman
okezone.com, Jumat (1/5/2015)
(Fit)