Kamis, 30 April 2026 WIB
Penurunan BBM

Komisi VII DPR Pertanyakan Hitungan Penurunan Harga BBM Yang Ditetapkan Pemerintah

Admin - Rabu, 21 Januari 2015 11:18 WIB
Komisi VII DPR Pertanyakan Hitungan Penurunan Harga BBM Yang Ditetapkan Pemerintah
google
Komisi VII Pertanyakan Kebijakan Penurunan BBM
JAKARTA - Matatelinga, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto diserang beberapa pertanyaan saat Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pertamina.

Salah satunya dari Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Partai Demokrat Mulyadi mempertanyakan kebijakan penurunan harga BBM akurasi perhitungan harga BBM Rp6.600 per liter yang ditetapkan pemerintah.

"RDP ini penting menyangkut orang banyak, terutama perihal penurunan harga BBM beberapa hari yang lalu. Begitu juga pemerintah menaikan harga BBM Rp8.500 per liter yang menurut saya belum melalui perhitungan yang akurat," tegas Mulyadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

"Pertamina mengakui saat belum menggunakan harga MOPS satu bulan sebelumnya. Sehingga ada potensi penerimaan negara yang harus dilaporkan kepada DPR seberapa besar tambahan penerimaan dari kenaikan BBM Rp8.500 dan digunakan untuk program apa," kata Mulyadi.

Untuk itu, sesuai perundang-undangan harus dilaporkan ke DPR."Karena itu kesempatan bagi kami di Komisi VII untuk mempertanyakan hitung-hitungan harga BBM," sambungnya.

Mulyadi pun menyoroti harga penjualan gas elpiji. Karena hal tersebut belum menyampaikan pula kepada Komisi VII.

"Pertamina akan berjanji akan hitung-hitungan, dan paling Rabu tanggal 21 akan dijelaskan. Karena terkait dengan rencana subsidi energi pada pembahasan APBNP 2015. Dan pada hari kamis dilakukan secara komperesnsif terkait Migas dan Minerba serta Energi bersama Menteri ESDM," jelasnya. Demikian dilansir dari laman okezone.com, Rabu (21/1/2015)

(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru