MATATELINGA, Simalungun :Ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tapi juga tanggung jawab semua pihak termasuk kepolisian. Polsek Bosar Maligas membuktikannya dengan menggalang rapat koordinasi bersama PTPN IV Mayang, para pangulu, kelompok tani, dan BULOG untuk memastikan hasil panen jagung tersalurkan dengan baik dan menguntungkan petani.
Kepala Kepolisian Sektor Bosar Maligas, IPTU Sonni G Silalahi, SH, saat dikonfirmasi Sabtu pagi, 7 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, menjelaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam program ketahanan pangan. "Kami menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.30 WIB di Kantor Manager PTPN IV Mayang. Ini untuk memastikan panen jagung yang akan dilaksanakan berjalan lancar dan hasilnya diserap dengan harga yang adil," ujar Kapolsek membuka penjelasannya.
Baca Juga:
Rapat koordinasi yang berlangsung di Nagori Mayang, Kecamatan Bosar Maligas ini melibatkan berbagai stakeholder penting. "Hadir dalam rapat ini Manager PTPN IV Mayang Ir. Panuturan Marpaung, para pangulu dari nagori-nagori di sekitar areal perkebunan PTPN IV Mayang, para kelompok tani, dan yang paling penting pihak BULOG yang akan menyerap hasil panen," ungkap Kapolsek merinci peserta.
Manager PTPN IV Mayang, Ir. Panuturan Marpaung, menjelaskan latar belakang kerja sama penanaman jagung di areal PTPN. "Kami membuka areal kebun kami untuk ditanami jagung oleh kelompok-kelompok tani di sekitar perkebunan. Ini adalah program kemitraan antara PTPN dengan masyarakat sekitar. Mereka garap lahan, kami fasilitasi, hasilnya untuk mereka," kata Manager Panuturan menjelaskan skema kerjasama.
"Luas lahan yang kami buka untuk penanaman jagung cukup signifikan. Kami berharap hasil panennya nanti bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan," tambah Ir. Panuturan dengan optimisme.
Baca Juga: