Selasa, 28 April 2026 WIB

Ditopang Sinyal The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Dunia Meroket Tajam

Redaksi - Sabtu, 26 November 2022 07:58 WIB
Ditopang Sinyal The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Dunia Meroket Tajam
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Karena dolar AS melemah didorong optimisme prospek kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Federal Reserve AS menyusul rilis risalah pertemuan bank sentral pada November. Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan pada akhir perdagangan Sabtu (26/11/2022) harga emas menguat.


Diketahui, emas diuntungkan dari risalah Federal Reserve yang dirilis pada Rabu (23/11/2022) yang menunjukkan sebagian besar anggota komite penetapan kebijakan Fed merasa tepat untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga, guna mengukur dampak ekonomi dari kenaikan suku bunga yang tajam tahun ini.

Ini menunjukkan tekanan yang relatif lebih rendah pada pasar logam dalam waktu dekat. Tetapi, suku bunga AS masih pada level yang terakhir terlihat selama krisis keuangan 2008, dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada level yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga:Bobby Nasution Bagikan 3.000 Pasang Sepatu & Sertifikat Bagi Pahlawan Tanpa Jasa di Hari Guru Nasional

Adapun emas mungkin mendapat manfaat dari permintaan safe haven baru dalam beberapa bulan mendatang, terutama karena dolar semakin melemah, dan karena kondisi ekonomi global memburuk.

Sedangkan Indeks manajer pembelian (PMI) dari Jepang dan AS yang dirilis minggu ini melukiskan gambaran suram di ekonomi terbesar dunia, seperti halnya infeksi Covid-19 harian tertinggi di China.


Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD8,40 atau 0,48% menjadi ditutup pada USD1.754,00 per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di USD1.761,20 dan terendah di USD1.745,90 dolar AS. Seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (26/11/2022).

[br]

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 6,3 sen atau 0,29%, menjadi ditutup pada USD21,43 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD9,0 atau 0,9 persen, menjadi ditutup pada USD987,8 per ounce.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru