Jumat, 10 Juli 2026 WIB

Wall Street Anjlok Pada Akhir Perdagangan, ini Biang Keroknya!

Redaksi - Jumat, 06 Mei 2022 07:20 WIB
Wall Street Anjlok Pada Akhir Perdagangan, ini Biang Keroknya!
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. New York - Wall Street melemah karena terjadi aksi jual saham yang tinggi. Bursa saham AS, Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Kamis.


The Fed mengumumkan kenaikan setengah poin dalam suku bunga acuan, kenaikan suku bunga paling tajam sejak tahun 2000, sebagai bagian dari upaya untuk memerangi inflasi.

Bank sentral AS juga memutuskan untuk mulai mengurangi kepemilikannya atas sekuritas utang pemerintah dan utang agensi dan sekuritas agensi yang didukung hipotek pada 1 Juni.

Baca Juga:Berlakukan one way arus Balik, Kapolda Sumut turun di Jalinsum Langkat

Dalam konferensi persnya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kenaikan setengah poin tetap dipertimbangkan untuk beberapa pertemuan berikutnya, menambahkan kenaikan 75 basis poin tidak secara aktif dipertimbangkan.

Hal ini disebabkan sentimen investor melemah dalam menghadapi kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve tidak akan cukup untuk menstabilkan lonjakan inflasi.


Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1.063,09 poin atau 3,12% menjadi 32.997,97 poin. Indeks S&P 500 merosot 153,30 poin atau 3,56% menjadi 4.146,87 poin. Indeks Komposit Nasdaq terpuruk 647,17 poin atau 4,99% menjadi 12.317,69 poin.

Menurut data Dow Jones Market, indeks 30 saham unggulan dan Nasdaq membukukan penurunan harian terburuk sejak 2020. 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor konsumen non-primer dan teknologi masing-masing terjungkal 5,81% dan 4,93% memimpin kerugian.

[br]

Ketiga indeks utama Wall Street menghapus kenaikan yang dibuat selama reli pada Rabu (04/05/2022), dengan Nasdaq membukukan persentase penurunan satu hari terbesar sejak Juni 2020 dan penutupan terendah sejak November 2020.

Saham megacaps teknologi merosot. Induk perusahaan Google Alphabet Inc, Apple Inc, Microsoft Corp, Meta Platforms, Tesla Inc dan Amazon.com semuanya merosot antara 4,3% hingga 8,3%.

Pelemahan saham terjadi satu hari setelah Federal Reserve AS menyampaikan kenaikan suku bunga yang diantisipasi secara luas. Seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (06/05/2022).
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru