Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Harga Emas Spot Turun Sentuh Level US$2.021,32 Per Ons Troi

Redaksi - Selasa, 11 Agustus 2020 08:30 WIB
Harga Emas Spot Turun Sentuh Level US$2.021,32 Per Ons Troi
Hand Over
Logam Mulia
MATATELINGA, Singapura - Pada awal perdagangan Selasa (11/8) pukul 07.45 WIB hari ini Harga emas lanjutkan pelemahan di mana Si kuning terbebani penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

 

Karena investor fokus pada rencana stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS) seta meningkatkan ketegangan AS-China menjelang pembicaraan perdagangan di akhir pekan ini.

Harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 2.021,32 per ons troi. Serupa, harga emas berjangka kontrak pengiriman Desember 2020 turun 0,3% menjadi US$ 2.033,60 per ons troi.

Sementara itu, indeks dolar AS malah naik 0,1% untuk bertahan hampir di posisi tertingginya dalam satu minggu terhadap para pesaingnya. Ini membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.


Dolar yang dapat berfungsi sebagai aset safe haven diuntungkan dengan kembali memanasnya hubungan antara Negeri Paman Sam dan China. 

Setelah Presiden AS Donald Trump melarang TikTok dan WeChat, China pun membalasa dengan menjatuhkan sanksi pada 11 pejabat AS termasuk anggota parlemen dari Partai Republik yang mendukung Presiden Donald Trump.

Menambah minyak dalam api, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyebut, perusahaan dari China dan negara lain yang tidak mematuhi akuntansi standar di AS bakal dihapus dari bursa saham AS pada akhir 2021.

Di sisi lain, para pemimpin Kongres AS dan pejabat pemerintahan Trump mengatakan, pada hari Senin bahwa mereka siap untuk melanjutkan negosiasi tentang kesepakatan bantuan virus corona, tetapi pembicaraan tetap menemui jalan buntu di pekan lalu.

Sementara itu, tanda-tanda mulai melambatnya lonjakan kasus virus corona di AS turut menekan harga si kuning. 

Namun, berdasarkan perhitungan Reuters, kini sudah lebih dari 20 juta orang dilaporkan terinfeksi oleh virus corona secara global dan 731.787 di antaranya telah meninggal.[kontan]
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru