Matatelinga - London, Atmosfer negatif itu telah membuat para pemain Spurs bermain jelek saat berlaga di kandang. Atas dasar itu, penyerang asal Togo ini mengatakan para pemain Spurs malah takut bermain di kandang sendiri.
"Ketika Anda bermain di rumah sendiri, Anda ingin mereka mendukung Anda. Tapi, sekarang rasanya menyedihkan dan (seperti) keluarga yang tidak mau menerima Anda di rumah," ujar Adebayor dilansir Yahoo Sports, Rabu (12/11/2014).
Striker Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor, mengaku timnya mendapat tekanan dari pendukungnya sendiri. Ia pun menyayangkan perlakuan publik White Hart Lane tersebut.
"Mungkin akan lebih baik jika kita bermain tandang saat ini. Setidaknya kami jelas akan mendapat cemooh dari fans lawan, bukan fans sendiri seperti di White Hart Lane," lanjutnya.
Adebayor bahkan merasakan sendiri cemooh dari fans Spurs. Dia bahkan tidak diturunkan saat timnya melawan Stoke.
"Jelas, saya berada di kursi cadangan melawan Stoke. Meski saya tidak tahu jelas segala sesuatunya, saya dapat melihat tidak ada satu pun ingin memegang bola. Itu sangat berat bagi pemain," ungkapnya.
Bagi Adebayor, Pochettino adalah manajer yang bagus. Namun situasi di kandang Spurs, lanjut Adebayor, menyukarkan Pochettino untuk mengarahkan pemain memainkan strateginya dalam bertahan dan memburu gol.
"Mungkin kami harus menang hingga 3-0 atau 4-0 pada pertandingan berikutnya, baru para penggemar itu akan kembali mendukung Tottenham," tandasnya.
Setelah jeda internasional, Spurs akan bertandang ke Hull City. Sepekan kemudian Spurs kembali bermain di kandang menjamu Everton. Dari 11 laga yang telah dijalani di Premier League, Spurs meraih empat kemenangan, imbang dua kali, dan menelan lima kekalahan. The Lily White kini menduduki posisi 12 dengan 14 poin.
(Mt/Okz)