Rabu, 29 April 2026 WIB

Kiriman Paket Tak Diterima, JNE Cabang Medan Disomasi Customer

Putra - Minggu, 11 Februari 2024 19:32 WIB
Kiriman Paket Tak Diterima, JNE Cabang Medan Disomasi Customer
matatelinga.com
Bukti pengiriman yang salah input
MATATELINGA, Medan : Kisruh antara customer dan JNE Cabang Medan berbuntut panjang.
Bahkan Sahala, selaku customer yang merasa dirinya sangat dirugikan atas tak sampainya paket kiriman dari Medan ke Sidoarjo melayangkan somasi kepada perusahaan ekspedisi JNE.

BACAJUGA




Hal.ini diamininya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (11/2) malam.
"Ya .. bg. Sudah saya layangkan surat somasi I kepada pihak JNE Cabang Medan yang beralamat di Jl.Brigjen Katamso, Simp.Pelangi, terhitung Minggu tanggal 11/2/2024," terang Sahala kepada wartawan.


Menurut Sahala, dirinya merasa sangat dirugikan dan kecewa berat atas layanan bobrok JNE Cabang Medan.
Karena selama ini dirinya sangat percaya atas layanan prima yang menjadi andalan customer JNE.

[br]

"Harusnya paket dari Medan sudah saya terima Kamis atau selambatnya Jumat di Sidoarjo. Namun tunggu punya tunggu, malah kiriman itu kabarnya nyasar hingga ke Tulang Bawang. JNE sepertinya.harus lebih profesional dalam mengedukasi stafnya. Apalagi sekarang banyak persaingan di bisnis ekspedisi. Kalau tau.begini, saya kedepan pikir pikir lagi akan memakai jasa JNE. Takut terulang kembali.
Somasi sudah layangkan. Dan tinggal menunggu saja," tandas Sahala.



Sementara itu, terkait somasi yang dilayangkan customer, Khairul Tanjung sebagai humas JNE Medan menyatakan sudah menerima surat somasi.
"Kita sudah serahkan ke.bagian legal bang,"kata Khairul singkat via WA.

-Salah Input Data
Sebelumnya diberitakan,
Layanan ekspedisi JNE Cabang Medan Jl.Brigjen Katamso Simpang Pelangi benar-benar mengecewakan.

Pasalnya, barang kiriman dengan tujuan Buduran,Sidoarjo yang seharusnya sampai dengan estimasi 3.hari sejak selasa, tidak diterima langsung customer.

[br]

Demikian hal ini disampaikan Sahala, di Sidoarjo via hp kepada wartawan di Medan.
"Padahal menurut pengirim, saat hendak mengirim sudah ada lembar.nama penerima,alamat lengkap serta nomor.hp/wa yg bisa dihubungi, tapi tetap saja kirimannya tak sampai, tutur Sahala kepada wartawan.

Bahkan, sambung Sahala lagi, ternyata setelah dicek, staf JNE yang memasukkan data Selasa (6/2) sekira jam 8 pagi itu salah menginput.data. Sehingga nama serta data yang.di lembar pengiriman salah print.dan juga salah input di komputer menjadi Indra Wijaya.

"Ini jelas amburadul. Saya minta JNE bertanggung jawab. Apakah Yang dikirim itu cuma koran, sehingga ada unsur sepele atau kesengajaan staff? "Tutur Sahala lagi.

[br]

Sahala juga.menyatakan, harga pengiriman di Cabang Medan ternyata bisa berbeda-beda.
"Bayangkan saja.harga di unit bisa lebih murah.daripada Cabang JNE Medan. Pengirim barang bilang kepada saya. Ini sangat mengherankan. Karena menurut pengirim, dia ada kirim koran juga, dengan tujuan tulang bawang. Tapi.dengan berat yang sama tujuan sama, harga.berbeda untuk unit dan cabang. Lebih mahal cabang pula lagi.. , aneh.!!!" kata Sahala.

Terkait hal ini, wartawan mengkonfirmasi kepada staf JNE Cab. Medan, Sabtu (10/2) malam mengakui keteledoran oknum JNE menginput data.
"Apakah sudah menghubungi CS pak?" Tanya bagian penerimaan barang.

"Sudah. Dan terlalu.berbelit belit, " kata Pengirim.

Selanjutnya dicek.dan ternyata.oknum staf JNE pada Selasa pagi kemarin salah menginput.data.dan tidak sesuai dengan lembaran pengiriman.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru