Kodim 0205/Tanah Karo Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon, Wujud Nyata Jaga Kelestarian Lingkungan
MATATELINGA, Karo Kodim 0205/Tanah Karo menggelar kegiatan Karya Bakti Penanaman Pohon tersebar di wilayah Kabupaten Karo dalam rangka menj
Lifestyle
MATATELINGA, Medan : Kasus mafia tanah menjadi perhatian besar bagi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Pasalnya, aksi para sindikat mafia tanah bisa berdampak pada pembangunan nasional dan memicu konflik sosial.
Mengantisipasi hal itu, Jaksa Agung meminta para kepala satuan kerja, baik itu kepala kejaksaan tinggi (Kajati) maupun kepala kejaksaan negeri (Kajari) agar segera membentuk tim khusus. Tim tersebut bertugas untuk menanggulangi sindikat mafia tanah.
Menyikapi perintah Jaksa Agung terkait mafia tanah, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu telah menindaklanjuti dugaan kasus tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi.
"Kasus masalah tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi tersebut yakni kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan perambahan Kawasan Suaka Margasatwa di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang," kata Kajati Sumut IBN Wiswantanu didampingi Kasi Penkum Yos A Tarigan saat diminta tanggapannya terkait permasalahan tanah di Sumatera Utara, Kamis (10/2/2022).
Terkait dengan masalah tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi, lanjut IBN Wiswantanu yakni penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan perambahan Kawasan Suaka Margasatwa di Kabupaten Langkat sudah ditingkatkan ke penyidikan.
"Untuk perkara lainnya, penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi suaka margasatwa di Kabupaten Deli Serdang dan dugaan tindak pidana korupsi Kegiatan Perambahan Hutan Lindung di Kabupaten Serdang Bedagai, yang berpotensi dapat menimbulkan kerugian keuangan negara," paparnya.
Proses penyidikan dan penyelidikan dua kasus masalah tanah yang saat ini sedang berlangsung, lanjut IBN Wiswantanu apabila masyarakat menemukan dugaan mafia tanah segera laporkan dengan data dan fakta yang jelas.
Kemudian, apabila masyarakat ada menemukan adanya keterlibatan jaksa atau pegawai Kejaksaan yang memback-up mafia tanah segera laporkan.
"Jangan hanya beropini atau menyampaikan sesuatu tanpa didukung data dan fakta yang kuat. Laporkan dengan data dan fakta yang lengkap, kita akan proses setiap pengaduan yang berkaitan dengan mafia tanah. Apabila laporan yang diberikan tidak terbukti akan menimbulkan konsekuensi hukum bagi yang melaporkan," tandasnya.
[br]
Kemudian, adanya pemberitaan yang menyampaikan Kejati Sumut menerima gratifikasi lahan Eks HGU PTPN II secara tidak sah seluas 10 hektar yang terletak di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang atas nama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), dengan Nomor SK : 188.44/364/KPTS/2021 tanggal 1 Juli 2021, Kajati menegaskan bahwa tanah tersebut telah melalui proses pemberian hak sesuai aturan perundang-undangan.
“Tanah tersebut sudah masuk dalam Penetapan Nominatif sebagai penerima hak berikutnya dari tanah yang dikeluarkan dari HGU PT PN II kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang terletak di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, seluas 10 hektar. Untuk selanjutnya, secara peraturan perundang-undangan, kami (Kejati Sumut) akan menyelesaikan proses pensertifikatan," kata Kajati.
Mantan Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejagung RI ini menyampaikan bahwa Kejati Sumut sangat atensi terhadap permasalahan hukum, khususnya mafia tanah untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada warga masyarakat yang menjadi korban sindikat mafia tanah.
"Kita juga perintahkan tim mafia tanah untuk segera mengantisipasi jika terjadi ekses negatif dan gesekan horizontal akibat pemberantasan mafia tanah," tegasnya.
MATATELINGA, Karo Kodim 0205/Tanah Karo menggelar kegiatan Karya Bakti Penanaman Pohon tersebar di wilayah Kabupaten Karo dalam rangka menj
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengungkap kasus pencurian handphone (HP) di Grosir Fuad Jalan Amaliun Gang Sant
Berita Sumut
MATATELINGA, Madina Gelombang tuntutan keadilan dan penegakan supremasi hukum dari sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ki
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Konflik ketenagakerjaan antara mantan karyawan dengan manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (PT TPL) memasuki babak baru. T
Berita Sumut
MATATELINGA, Galang Kali ketiga aksi pembobolan rumah warga di Perumahan Mulia Garden, Desa Nagarejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serd
Berita Sumut
MATATELINGA, Tj.balai Kinerja jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Balai mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarak
Berita Sumut
MATATELINGA, Siimalungun Peristiwa naas menimpa warga Dusun 2 Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sum
Berita Sumut
MATATELINGA, AssenBerlangsung 20 putaran, Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi ketujuh di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu (28/6
Otomotif
MATATELINGA, Medan Polrestabes Medan membongkar kecurangan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merugikan Masyarakat selama ini. Yak Ta
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Suasana kebersamaan mewarnai pelaksanaan Car Free Day di kawasan Kota Tua, Minggu (28/6/2026). Di tengah ramainya warga
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh Selatan Polemik pelayanan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Kaukus Pemuda
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh SelatanPolemik pelayanan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Kaukus Pemuda P
Aceh