Kamis, 07 Mei 2026 WIB

Soal Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Corona, Polisi Sudah Periksa Pejabat di 5 Kabupaten/Kota di Sumut

- Sabtu, 30 Mei 2020 16:22 WIB
Soal Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Corona, Polisi Sudah Periksa Pejabat di 5 Kabupaten/Kota di Sumut
mtc/net
MATATELINGA, Medan: Direktur Ditkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Santama mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat pemerintahan di 5 kabupaten/kota yang diduga melakukan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19. Namun, dirinya belum menyebutkan kabupaten/Kota tersebut.


Rony berasalan karena kasus yang sedang ditelusuri Polda Sumut ini masih tahap penyelidikan.  "Sudah pasti ada (pejabat). Karena masih penyelidikan, saya tidak bisa sebutkan nama-namanya," ucapnya, Sabtu (30/5/2020).

Rony menjelaskan, pemeriksaan terhadap beberapa saksi itu untuk menelusuri bagaimana proses mekanisme pembagiannya. Kemudian sambung dia, pihaknya juga akan menelusuri bagaimana mekanisme penetapan pemenangnya dan penentuan penerimanya. 

"Itukan ada mekanismenya semua. Itulah yang akan kita klarifikasi," sebut dia.

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara dalam hal ini Direktorat Reskrimsus sudah mengantongi daerah mana saja yang diduga melakukan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Provinsis Sumatera Utara.


Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengaku kalau sudah ada 5 daerah yang diduga melakukan penyelewengan dana bansos Covid-19. 

"Sementara Medan, Siantar, Toba, Samosir, DS (Deliserdang)," tulis Rony lewat pesan whatsapp, Selasa (19/5/2020).

Menurut dia, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut sudah bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Bahkan, sebut Rony, pihaknya juga telah memintai keterangan beberapa saksi-saksi.

Namun, ketika disinggung siapa saja saksinya terkhusus buat Kota Medan dan Siantar, mantan penyidik KPK ini enggan memberi komentar. "Mohon maaf, masih tahap penyelidikan. Sabar ya, nanti pasti disampaikan lagi," ujar dia. (mtc/amr)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru