Matatelinga - Medan, Maling gentanyangan di lingkungan dewan perwakilan Rakyat Daerah Medan. Spesiali maling Hanponde enjalankan aksinya. Bayangkan, sehingga handphone milik Anggota DPRD Kota Medan pun disikat, Senin (21/4/2014), di Gedung DPRD Medan.
Staf Fraksi PPP DPRD Medan Setia Budi Pandia melalui telepon menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WIB, Anggota DPRD Medan Fraksi PPP Abdul Rani menunaikan Sholat Dzuhur di musholla lantai II Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Usai Sholat Dzuhur, Rani yang terpilih kembali Anggota DPRD Medan Periode 2014-2019 itu golek-golek di musholla. Saat itu, selain Rani, Pegawai DPRD Medan Mansyur Siregar dan Anto serta satu orang pria mengenakan baju putih, agak kurus berambut gondrong, juga berada di musholla tersebut.
Namun alangkah terkejutnya Rani, saat bangun tidur sekitar pukul 15.00 WIB, ia tidak lagi melihat handphonenya Samsung S3. Setelah ditanyakan kepada Mansyur Siregar dan Anto, mereka tidak mengetahui keberadaan HP Rani. Sementara pria berbaju putih dan berambut gondrong serta agak kurus tersebut, tidak tampak lagi di gedung dewan.
Atas peristiwa tersebut, Rani berencana membuat pengaduan ke Mapolsek Medan Baru. Namun saat akan membuat pengaduan, polisi meminta Rani membawa kotak dan nomor seri HP yang hilang tersebut.
Sementara itu, Rani belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa yang menimpa dirinya karena HP miliknya raib disikat maling.
(Mt-01)