MATATELINGA, Asahan: Sepuluh orang dari sekian banyak warga masyarakat Asahan yang mendulang ringgit ke negara Malaysia dikarenakan sulitnya warga Asahan untuk dapat mecari penghidupan yang layak di negeri sendiri.
Sepuluh dari sekian banyak warga Asahan terpaksa kembali kekampung halaman dikarenakan epidemi wabah Corona Virus Desease 2019 juga turut mewabah di Malaysia, Minggu (5/4/2020) tim gugus tugas Covid-19 Asahan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 10 orang pekerja asal Asahan yang baru kembali dari Malaysia.
Ketua tim gugus tugas Covid 2019 H.Surya dalam keterangannya mengatakan Pemerintah Kabupaten bersama tim gugus tugas Covid -19 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus tersebut sudah melakukan langkah langkah antisipatif , dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap setiap warga masyarakat yang baru pulang dari Malaysia dan masuk ke wilayah kabupaten Asahan, ujarnya.
Lebih lanjut H.Surya mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut semata untuk antispasi penyebaran Covid-19, dan syukur alhamdulillah dari pemeriksaaan yang dilakukan oleh tim gugus tugas penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-" 19 tersebut terhadap sepuluh orang warga Asahan yang baru pulang dari Malaysia tersebut tidak terindikasi dari virus dimaksud, namun demikian kami menghimbau kepada kesepuluh orang tersebut, untuk tetap melakukan pemeriksaan kesehatannya ke Puskemas terdekat di desa nya.
H.Surya juga mengatakan hingga hari ini tidak ada satupun warga masyarakat Asahan yang terpapar virus corona, dan terhadap warga masyarakat yang sudah masuk dalam katagori Orang Dalam pemantauan (ODP) kesemuanya dalam keadaan kondisi sehat.
Kami berharap semua warga masyarakat Asahan dalam kondisi sehat dan tetap menjaga jarak serta kurangi aktifitas diluar rumah serta taati dan patuhilah semua himbauan pemerintah, hal tersebut semata untuk menjaga kita dari malapetaka akan bahayanya Corona Virus Desease 2019 ini, pungkasnya (ben)