Minggu, 26 April 2026 WIB

Warung Tuak Membawa Maut di Kabupaten Batubara

- Senin, 03 Februari 2020 23:08 WIB
Warung Tuak Membawa Maut di Kabupaten Batubara
Mtc/Ist
Warung Tuak Membawa Maut di Kabupaten Batubara
MATATELINGA, Batubara: Cekcok di sebuah warung tuak di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Darwin Sitorus tewas bersimbah darah, pada Senin (3/2/2020).


Kapolres Batubara yang dikonfirmasi melalui selular telpon genggamnya oleh Wartawan dengan peristiwa tersebut menyebutkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan, diduga pelaku masih ada yang lain.

"Hasil pemeriksaan saksi di lokasi, malam itu ada sekitar lima sepeda motor dengan jumlah delapan orang menghampiri korban. Saat ini masih kami lakukan pengembangan," sebutnya.

Terkait kronologi kejadian yang berhasil dihimpun, saat itu, Markus Situmorang bertanya di mana Darwin Sitorus.  Di mana Markus menceritakan bahwa dirinya disiram Darwin pake tuak. 





Tiba-tiba Guston Gultom yang berada di lokasi, berteriak dengan kata 'bunuh, bunuh, kalau tak kau bunuh kau yang ku bunuh'.

Diduga karena dalam keadaan mabuk, mendengar teriakan Gultom, Situmorang langsung emosi dan menusuk korban dengan belati yang sudah di diselipkan di pinggangnya. 

Pelaku dikabarkan juga sering minum, makan di rumah korban yang merupakan pemilik warung

Istri korban Henny Sitohang mengatakan, dirinya tidak menyangka bahwa pelaku sering makan dan minum di kediamannya.

"Padahal pelaku sering makan minum dirumah kami, kok tega membunuh lakikku. Aku minta karena dia bunuh suamiku, hukum mati jugaklah pelakunya,"ujar Henny Sitohang.


[br]

Pasca kejadian tersebut, pelaku yang bernama Markus Situmorang, dikabarkan menyerahkan diri ke Polsek Indrapura. 

Sedangkan Guston Gultom dan rekannya Jendri Panggabean dijemput oleh Kanit Polsek Indrapura Ipda Jimmy Sitorus di kediamannya Desa Pematang Panjang Air Putih Batu Bara.

Dalam pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan, diduga pelaku masih ada yang lain.

"Saat ini tiga pelaku diperiksa. Satu lagi DPO," diakhir penjelasan Kapolres Batubara.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru