MATATELINGA, Medan: Dari hasil kunjungan kerja (reses) ke daerah pemilihan (Dapil) VII yang meliputi Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara (Tabagsel), Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Nasdem Drs Parsaulian Tambunan, M.Pd pertengahan Desember 2019 menemukan berbagai macam permasalahan yang dihadapi masyarakat seperti sulitnya mendapatkan pupuk pada saat musim tanam, jebolnya saluran irigasi akibat banjir bandang serta permasalahan lainnya yang disampaikan langsung kepada wakil rakyat.
Hal lain yang tak kalah penting dan menarik perhatian Parsaulian Tambunan adalah masih ada beberapa sekolah negeri yang hanya memiliki dua orang guru yang berstatus apratur sipil negara (ASN). Tepatnya di SMP N 4 Saipar Dolok Hole di Jalan Padang Mandailing, Desa Sombadebata.
Salah seorang guru honor di SMP N 4 SDH Desa Sombadebata, Ari Parlindungan saat ditemui di Arse menyampaikan bahwa dirinya sudah bekerja sebagai guru honor selama 9 tahun.
"Di sekolah tempatku mengajar hanya ada 2 orang guru ASN, yaitu Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah. Untuk saat ini total murid ada 70 orang mulai dari kelas VII sampai IX," kata Ari Parlindungan yang berharap dirinya bisa lulus pada penerimaan CPSN tahun 2020 nanti.
Berdasarkan data dari laman Kemendikbud diperoleh data bahwa SMP N 4 Saipar Dolok Hole memiliki 12 orang guru, 56 siswa (3 kelas) dan akreditasi C. Berdasarkan penuturan guru honorer Ari Parlindungan, hanya ada 2 guru ASN yang mengajar, berarti sisanya yang 10 orang adalah guru honor yang mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan anak bangsa walau dengan gaji yang pas-pasan.
"Saya yakin dan percaya kalau guru honor yang ada di SMP N 4 SDH Sombadebata memiliki keinginan bisa diangkat menjadi guru tetap atau guru ASN. Akan tetapi, perlu pertimbangan yang masak untuk mengangkat mereka menjadi guru tetap," kata Parsaulian Tambunan.
Untuk menjadi guru SMP pun, kata Parsaulian harus memenuhi beberapa kriteria dan persyaratan yang telah digariskan. Pemkab dalam hal ini Dinas Pendidikan setempat perlu melakukan evaluasi dan analisa di lapangan terkait sekolah-sekolah negeri yang benar-benar sangat membutuhkan tenaga pengajar.
"Dari temuan kita di lapangan ada juga sekolah yang terpaksa ditutup karena muridnya sedikit dan diambil jalan tengah digabungkan ke sekolah yang masih ada muridnya," kata Parsaulian.
Masalah pendidikan, tambah Parsaulian adalah salah satu masalah penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Jika kita benar-benar ingin meningkatkan sumber daya manusia, maka salah satu muaranya adalah membenahi sektor pendidikan termasuk tenaga pengajarnya.