Gatsu Chess Club Rantauprapat Gelar Turnamen Catur Silaturrahmi Berbarengan Pengukuhan Pengurus
MATATELINGA, Labuhanbatu Gatsu Chess Club Rantauprapat, gelar turnamen catur silaturrahmi, berbarengan dengan pengukuhan pengurus salah sat
Lifestyle
MATATELINGA, Medan: Tanaman eksklusif Guarana yang berasal dari Brazil dan memiliki Hak Kekayaan Intelektual perusahaan Brazil akan hadir dan dibudidayakan di Sumatera Utara (Sumut) melalui Koperasi Pemuda Habonaron Abadi (KPHA). Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga yang menanam Guarana setelah Malaysia dan Brazil.
[adx]
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut baik kehadiran tanaman ekslusif ini, bisa menjadi tanaman alternatif yang amat menguntungkan bagi petani Sumut. "Disebutkan tadi harga jualnya mahal dan banyak peminat pula. Tentu kita dukung," katanya saat menghadiri Penandatanganan Memorandun of Agreement (MoA) antara KPHA dengan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad, di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman No 41 Medan, Rabu (4/12).
Diketahui, Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia merupakan perusahaan yang memiliki hak paten budidaya Guarana dari Brazil. Kemudian, melalui MoA yang ditandatangani bersama pihak Malaysia, KPHA juga memperoleh hak paten untuk membudidayakan Guarana di Sumut sekaligus memasarkan.
Edy menyampaikan apresiasi kepada KPHA yang telah memperjuangkan hingga budidaya di Guarana bisa dilakukan di Sumut. Ia berpesan agar kelompok petani diprioritaskan, dibimbing penanamannya, hingga pemasaran. Sehingga, kesejahteraan para petani di Sumut meningkat dan mewujudkan Sumut yang agraris terwujud secepatnya.
[adx]
"Banyak orang yang mulai beralih dan tak mau menjadi petani lantaran dianggap kurang menguntungkan, kurang praktis. Mungkin tanaman alternatif ini bisa menjadi penyemangat kembali, karena harga jualnya kan mahal," tuturnya.
Lebih lanjut, Edy berharap kehadiran tanaman ini juga membantu menggerakkan pertumbuhan ekonomi tak hanya di Sumut, tetapi juga Indonesia. Kemudian, juga mempererat hubungan dengan negara tetangga dan serumpun Malaysia.
Pimpinan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia Datok Ibrahim Bin Yahaya menyebut bahwa tanaman Guarana ini telah lama eksklusif hanya dimiliki Brazil melalui hak paten dan perlindungan geografis. Tetapi, saat ini Malaysia dan Indonesia menjadi negara yang beruntung karena bisa memperoleh paten untuk pembenihan, penanaman, produksi dan perdagangan.
"Terima kasih atas sambutan hangat Bapak Gubernur. Mudah-mudahan kerja sama kita ini membawa banyak manfaat dan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat kecil, " harap Ibrahim.
Ibrahim menjelaskan bahwa KPHA akan menjadi satu-satunya pihak di Indonesia yang membibitkan Gurana dan memasarkan tak hanya di Sumut tapi juga seluruh Indonesia. Saat ini Belitung dan Irian Jaya merupakan dua provinsi yang sudah memesan bibit dari KPHA.
[adx]
Yang Terhormat Mulia Dato' Johan Pahlawan Lela Perkasa Setiawan menambahkan pemilihan Sumut atau Indonesia sebagai negara untuk berkolaborasi lantaran Indonesia negara tetangga dan memiliki penduduk yang banyak. "Cina juga banyak penduduknya tetapi mereka empat musim. Tanaman ini hanya untuk wilayah dengan iklim seperti kita. Mudah-mudahan kerja sama untuk menjadikan negara kita makmur dan jaya di Asia," tuturnya.
Sebelumnya, dijelaskan bahwa tanaman Guarana adalah tanaman yang perawatan dan penanamannya mudah, daya tahan kuat dari serangan penyakit dan tumbuhan serangga. Masa panen juga cepat, 14-15 bulan dan mengeluarkan hasil dua kali dalam satu tahun dengan produksi 5-20 kilogram/pokok.
Harga 1 pokok Guarana siap tanam Rp 200.000 hingga Rp 250.000. Jika menghasilkan, harga buahnya per kilogram mencapai Rp 200.000 - Rp 250.000 dan harga daunnya mencapai Rp 60.000 - Rp 80.000 per kilogram.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut rombongan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut H Kodrat Shah, Ketua KPHA Budi Dalimunthe, Pembina KPHA, pengurus, dan anggota, OPD Pemprov Sumut, BUMN/BUMD di Sumut, pimpinan dan organisasi pemuda, asosiasi koperasi tak hanya dari Sumut tapi juga Bangka Belitung dan Irian Jaya.
Tanaman Guarana memiliki daun-daun yang besar dan bunga yang berkelompok, serta dikenal karena buahnya, yang besarnya sama denan biji kopi. Tanaman ini menghasilkan produk utama berupa ekstrak Guarana yang bisa digunakan menjadi bahan utama untuk minuman berkarbohidrat, minuman bertenaga dan isotonik, produk kecantikan, obat herbal dan obat lainnya, obat kanker, dan banyak manfaat lainnya.(mtc)
MATATELINGA, Labuhanbatu Gatsu Chess Club Rantauprapat, gelar turnamen catur silaturrahmi, berbarengan dengan pengukuhan pengurus salah sat
Lifestyle
MATATELINGA, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi jabatan sejumlah petinggi di Kepolisian RI. Ada sejumlah perwir
Nasional
MATATELINGA, Asahan Tewasnya seorang tahanan titipan Polsek Air Batu bernama Fanny Ismail Perangin Angin alias Charles (40), warga dusun II
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan langsung bergerak cepat usai pelaksanaan Apel Instruksi Pelaksanaan Ikrar d
Berita Sumut
MATATELINGA, Taput PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Tiga penan
Ekonomi
MATATELINGA, Deliaerdang DPW FABEM (Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa) Sumatera Utara menyambangi Brigif 7 / RR di Desa Galang Barat,K
Berita
MATATELINGA, Kuala Simpang Sebanyak 45 warga binaan (WB) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Kuala Simpang telah menyerahkan diri sete
Aceh
MATATELINGA, Karo Aktivitas perjudian mesin tembak ikan yang diduga meresahkan warga di Kecamatan Tigabinanga terungkap. Tim Opsnal Satresk
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kontestasi pemilihan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Barat periode 20262029 mulai m
Lifestyle
MATATELINGA, Simalungun Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun melaksanakan pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Tahun 20
Lifestyle
MATATELINGA, Simalungun Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Ka
Berita
MATATELINGA, Medan Pendidikan dan mobilitas warga tidak boleh kalah oleh luapan air. Prinsip inilah yang ditegaskan Wali Kota Medan, Rico T
Lifestyle