MATATELINGA,Pancur Batu: Tiada yang lebih indah, sabar dan bercahaya dari Nabi Muhammad. Hal ini yang diungkapkan Ustadz Ramadhan Ariga dalam ceramah nya saat mengisi peringatan Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H, Minggu (1/12/2019) siang di Mesjid Al Ikhlas di Jl Jamin Ginting, Desa Pertampilen, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang. Acara yang sederhana berjalan hikah.
[adx]
Hadir dalam acara tersebut Muspika Plus Kec. Pancur Batu, tokoh agama, tokoh masyarakat, ratusan warga, para remaja dan anak-anak. Sertu Anwar dari Koramil - 14 Pancur Batu sekaligus mewakili Muspika mengucapkan terima kasih kepada pihak Kemakmuran Mesjid Al Ikhlas yang telah mengundang dan merayakan hari besar keagaam tersebut. Dirinya juga mengharapkan agar kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan karena hal itu dapat menjadi panutan bagi umat dan generasi penerus nya kelak.
Selain itu, dalam ceramah singkat Ustadz Ramadhan menjelaskan bahwa tiada yang lebih dari "segalanya" selain Nabi Muhamad SAW. Dan hal itu pantas menjadi suri tauladan. "Kesabaran, keindahan, yang terkaya disaat itu, pemurah dan harta nya digunakan hanya di jalan Allah. Wajah nya yang sangat putih bercahaya, " ucap Ustadz tersebut.
[adx]
Pada kesempatan itu pula, Eddy Ginting selaku Ketua Panitia peringatan Maulid Nabi tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu cara mengingat dan membesar kan Nabi Muhamad SAW. "Saat ini banyak yang terlalu dan malah acuh tak acuh untuk melaksanakan hal seperti ini. Bila pun ada bisa kita hitung dan rasakan. Namun bila menghadiri suatu hajatan diluar hati besar keagamaan, hingga tengah malam kita masih berada di lokasi acara. Jadi ini perlu kita tanam kan kepada generasi kita, agar hal-hal itu tidak meracuni mereka. Dengan Maulid Nabi ini, ini secara tidak langsung kita mengakui Muhammad itu panutan kita," ungkap Eddy.
Dalam kesempatan itu pula, sejumlah kegiatan pun dilaksanakan panita. Diantara nya membawa ayat suci Al-Quran dengan Qori, Nuraida, dengan saritilawah Helija. Veranata beru Ketaren membacakan puisi tentang cinta Muhammad dan sejumlah nyanyian islam oleh sejumlah anak-anak pengajian Mesjid Al Ikhlas tersebut.(mtc/edi)