Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Pembuang Bangkai Babi di Aliran Sungai Bedera Bakal Diproses Hukum

- Rabu, 06 November 2019 16:02 WIB
Pembuang Bangkai Babi di Aliran Sungai Bedera Bakal Diproses Hukum
mtc/ist
Camat Marelan M Yunus berang melihat aliran Sungai Bedera yang tercemar karena ulah oknum pembuang bangkai babi. Dia bahkan meminta Kepala Lingkungan (Kepling) dan warganya untuk langsung menangkap pelaku pembuang bangkai babi.
MATATELINGA, Medan: Camat Marelan M Yunus berang melihat aliran Sungai Bedera yang tercemar  karena ulah oknum pembuang bangkai babi. Dia bahkan meminta Kepala Lingkungan (Kepling) dan warganya untuk langsung menangkap pelaku pembuang bangkai babi. 




[adx]

M Yunus menjelaskan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian terkait fenomena bangkai babi di Sungai Bedera dan Danau Siombak. Dia berharap pelaku  pembuang bangkai babi itu segara ditangkap dan diseret ke ranah hukum. 

"Kita tidak segan-segan. Karena ini sudah mencemari lingkungan," kata mantan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan itu. 

Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan upaya evakuasi bangkai babi. Khususnya di Sungai Bedera dan Sungai Siombak. Upaya yang dilakukan dengan menarik bangkai ke tepian. Supaya tidak lagi tersangkut dan semakin menambah pencemaran lingkungan.  Melihat temuan dalam jumlah besar, M Yunus meyakini jika bangkai babi  itu sengaja dibuang.

"Kalau pun ada di Kecamatan kita peternak Babi sedikit. Tapi dugaan kita itu dibuang pakai truk . Tapi kita menduga kuat dari luar  di buang ke situ. Kemudian bisa jadi itu dari atas mengalir ke tempat kita," tukasnya. 





[adx]

Bangkai ratusan babi dipastikan karena terjangkit wabah Hog Cholera. Di Sumut, ada 4.000 lebih babi yang mati karena virus itu.  Meski pun tidak menular kepada manusia, Yunus tetap mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan air Sungai Bedera sementara waktu. Karena dia takut, karena bangkai yang dibuang menyebabkan air tercemar. 

"Untuk sementara jangan dululah. Karena banyak bangkai babi yang masih  mengambang," pungkasnya. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru