Matatelinga - Binjai, Seakan tidak percaya tapi ternyata benar adanya. Seekor ikan jurung raksasa dengan panjang sekitar 1 meteran dengan berat sekitar 15 kilogram terjaring di aliran sungai Sei Wampu. Penangkapan serta penemuan ini pun sempat mengegerkan warga di Desa Perhiasan, Kelurahan Pekan Selsei, Kecamatan Selsei, Kabupaten Langkat, dimana ikan ini terjaring.
"Kami tangkap di sungai wampum pagi tadi bang," kata Muhamad Idris didampingi Asmawi, dua orang nelayan sungai wampum, Rabu (02/4/2014) pagi.
Terlebih beberapa warga khusunya kedua nelayan yang kerap mengelar jaring dialiran sungai mengakui. Kalau susahnya mendapat ikan diperairan sungai Wampu, belakangan. Dimana, kerapnya terjadi pengerukan (penambangan-red) pasir di sungai membuat ikan takut. Belum lagi, adanya beberapa orang yang tidak bertanggungjawab meracuni sungai guna mendapatkan ikan.
Sehingga, fopulasi ikan kian hari kian sedikit karena bukan ikan saja yang mati. Tapi, jentik-jentik ikan (telur-red) juga ikut mati. "Kalau dulu masih banyak. Tapi belakangan fopulasinya semakin menurun," seru warga disana.
Oleh kedua nelayan, ikan jurung raksasa ini ditambatkan dipingiran sungai Wampu, dengan cara mengikatnya sedemikian rupa, dengan memakai tali raffia. Upaya ini dilakukan kedua nelayan, karena tidak adanya kolam ikan untuk menyimpan ikan dan agar ikan jurung tetap dalam kondisi hidup saat akan dibeli pembeli.
"Sekitar tujuh tahun lalu, ikan jurung masih banyak terdapat disungai Wampu. Tapi kini semua menghilang terlebih beberapa bulan belakangan," timpal mereka.
Kedua nelayan sungai mengaku sangat sayang menjual ikan jurung raksasa ini. Namun mengingat kondisi keuangan. Mereka berencana menjual ikan jurung hasil tangkapan mereka, dengan harga diatas rata- rata atau tiga ratus lima puluh ribu rupiah perkilogramnya.
(Hendra/Mt-01)