Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Sejaharawan : Gedung Warenhuis Jangan Sampai Jatuh ke Pihak Swasta

- Sabtu, 10 Agustus 2019 15:15 WIB
Sejaharawan : Gedung Warenhuis Jangan Sampai Jatuh ke Pihak Swasta
Mtc/ist
Pasca diambilalih oleh Pemko Medan, gedung Warenhuis diharapkan tidak jatuh ke tangan swasta. Pemerintah harus memugar gedung yang merupakan bekas supermarket pertama di Medan itu.
MATATELINGA, Medan: Pasca diambilalih oleh Pemko Medan, gedung Warenhuis diharapkan tidak jatuh ke tangan swasta. Pemerintah harus memugar gedung yang merupakan bekas supermarket pertama di Medan itu.

Sejarahwan Kota Medan Erond L Damanik menyarankan agar Warenhuis kembali dipugar. Supaya jejak sejarahnya tidak hilang.

"Bagus kalau pemerintah mengambil alih itu. Persoalannya jangan sampai jatuh ke pihak swasta," ungkapnya. 


[adx]


Jika nantinya pun akan diruntuhkan, Erond menyangkannya. Pemko sebenarnya punya kemampuan untuk melakukan revitalisasi. 

"Perlu ada kajian untuk itu. Justru harusnya, kalau masih bisa direvitalisasi yah kenapa tidak. Itu dulu menjadi pusat perdagangan Kota Medan. Dengan statusnya sebagai supermarket pertama Kota Medan. Punya jejak historis yang tinggi. Karena menandai era ekonomi modern di Kota Medan. Kalau itu diruntuhkan , berarti menghapuskan nilai sejarahnya," pungkasnya.


[adx]


Warenhuis merupakan aset Pemko Medan. Bangunan di atas lahan seluas 1.752 meter persegi itu terdaftar dalam sertifikat hak pakai nomor 01653. 

Sejak dikosongkan pada Jumat (9/8) lalu, Warenhuis disegel oleh dinas terkait. Yang masuk tanpa izin bisa kena delik pidana. 


[adx]


"Dinas Perkim akan menutup bangunan ini, untuk urusan selanjutnya.Yang paling penting kita mengsongkan gedung ini. Kita bisa melihat (ada) penolakan. Cuma mereka (warga) mungkin kesulitan, mengangkat atau menyimpan barang-barang mereka," kata Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmad Harahap disela eksekusi. 

Rakhmad juga belum mengetahui peruntukan Warenhuis setelah dibersihkan. Namun sangat disayangkan jika kelak, bangunan tua itu  misalnya harus diserahkan ke pihak swasta. 

"Kita gak tahu. Tapi yang penting ini untuk pemerintahan kota. Untuk apapun itu pelayanan masyarakat," pungkasnya. (mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru