Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Kehadiran Tim Pegasus Diklaim Turunkan Angka Kriminalitas di Medan

- Senin, 22 Juli 2019 16:01 WIB
Kehadiran Tim Pegasus Diklaim Turunkan Angka Kriminalitas di Medan
Mtc/ist
Kehadiran tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) diklaim menurunkan angka tindak kriminal di Kota Medan. Sepanjang 2019, ada 1.384 kasus kriminal, angka ini menurun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.612 kasus.
MATATELINGA, Medan: Kehadiran tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) diklaim menurunkan angka tindak kriminal di Kota Medan. Sepanjang 2019, ada 1.384 kasus kriminal, angka ini menurun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.612 kasus.

[adx]





"kehadiran tim Pegasus yang tersebar di seluruh polsek mampu menekan angka kriminal di Medan, lebih maksimal. Tim ini memang dikerahkan khusus untuk menyelesaikan masalah kriminal seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor dan kasus penggunaan narkoba di jalanan,"sebut Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, Senin (22/7/2019)

Dadang Hartanto mengatakan sebagian besar kasus kriminal yang terjadi masih didominasi pencurian kendaraan bermotor. Begitu juga dengan jumlah kasus yang telah selesaikan. Pada paruh pertama tahun lalu, angka kriminal yang berhasil diselesaikan Polrestabes Medan mencapai 768 kasus, sementara tahun ini menurun pada angka 666 kasus.




[adx]


Ke depan, kata Dadang, pihaknya akan mengoptimalkan kerja sama dengan masyarat untuk menekan angka kejahatan. Salah satu upaya yang dilakukan ada mendorong masyarakat untuk mengaktifkan pos pengamanan secara swakarya. "Dengan pos ini, masyarakat bisa secara mandiri memantau keamanan di lingkungan mereka masing-masing," ungkapnya.

Dengan perkembangan teknologi komunikasi yang pesat saat ini, masyarakat yang bertugas menjaga keamanan di pos-pos tersebut bisa dengan cepat memberi infomasi kepada petugas polisi, saat terjadi gangguan keamanan.

"Dengan begitu, pergerakan para penjahat makin sempit. Proses pengejaran dan penindakan juga bisa lebih cepat," pungkasnya.(mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru